Lubang Biopori

Melihat status di facebook teman2 saya saya jadi befikir: jangan2 yang suka hujan cuma saya seorang?

Yang lain mengeluh macet,banjir,jemuran gak kering. Itu pandangan mereka tentang hujan.

Kalau saya, tanaman dapat minum yang cukup sehingga dapat tumbuh dengan subur, cadangan air tanah meningkat, udara terasa lebih segar, tidur lebih nyenyak.

Coba deh mulai hari ini kita rubah pandangan kita terhadap musim hujan ke arah yang lebih positif. Jangan selalu di identikkan dengan banjir. Tetapi kenapa bisa terjadi banjir?
Musim hujan hampir selesai, apakah dipekarangan rumah anda telah terdapat lubang biopori? Apabila belum segera di buat. Kalau tidak punya alatnya, pakai alat tradisional aja. Mudah banget kok yang penting usaha.

Manfaat dari lubang biopori adalah  menambah cadangan air tanah dan mengurangi genangan air saat hujan turun.
Pernah terpikir gak kenapa sekarang sering kejadian sakit perut karena tercemar bakteri e-coli. Kalau ditelaah lebih lanjut itu tidak lain karena ke egoisan manusia sendiri. Contohnya, di perumahan yang ukuran lahannya kecil, mereka berlomba-lomba memasang jetpump. Alasannya agar tdak repot kalo musim kemarau. Akibatnya, air buangan dari septic tank juga ikut terhisap…beneran karena daya hisap jetpump sangat kuat…(pasti ini tidak terpikir sebelumnya).

Mulai dari sekarang kalo bangun rumah dipikirkan setiap aspeknya. Pikirkan juga tetangga kiri, kanan,depan, belakang (terutama penempatan septictanknya). Keselarasan dengan alam musti di jaga. Jika kemarin tidak sempat bikin sumur resapan ya sudah bikin aja lubang biopori mudahkan.

When there is a will, there is a way.

29 Maret 2013
Alhamdulillah, Ibu-ibu dan bapak-bapak di Perumahanku rajin dan sadar lingkungan. Jadi lhan-lahan dipinggir yang tadinya ditanami pohon yang tidak menghasilkan, seperti pohon palem, pohon yang beracun itu yang buahnya seperti mangga bentuknya (lupa namanya) sekarang sudah diganti🙂
Diganti dengan pohon buah-buahan, seperti pepaya, jambu, belimbing, mangga, delima, dan sekarang saya juga sedang membibtkan sirsak. Sudah sempat beberapa kali panen buah mangga. Alhamdulillah. juga dapur hidup seperti jeruk purut, pohon salam, sereh, singkong, belimbing wuluh, cabe, tomat hirit deh klo masak tinggal ambil🙂
Juga beberapa apotik hidup yang sewaktu musim kemarau tidak terawat sehingga hanya bersisa kumis kucing.

Beberapa rumah juga sudah membuat lubang biopori yey…
Bapak-bapak juga rajin kerja bakti, tinggal diundang datang, kkerja bakti.
Oh ya di depan rumah juga ditanam pohon tanjung, lumayan adem deh, alhamdulillah. betah tinggal disini.

2 thoughts on “Lubang Biopori

  1. Kalo saya kuatir anak kejeblos (bahasa indonesia yg baik apa yah?) kakinya, sama takut airnya genang jd tempat nyamuk bertelur.
    Setelah lubangnya jadi, dimasukin sampah2 dari daun2 yg udah layu, kalo sering2 nyapu lumayan penuh juga.
    ‘Trus ditutup pake paving blok (percobaan asal). ternyata airnya tetap masuk dari sela2 lubang. so aman, anak2 gak terperosok. Dan airnya gak tergenang tuh langsung di serap bahkan hujan 2 hari berturut-turutpun tetap gak genang.

    Tadi sempat bersihin kembang di taman kompleks (fasum) eh kok ada lubang ya..perasaan gak bikin disitu deh. terbersit …jangan-jangan…(udah keburu kabur duluan…gak berani ngecek).

    Coba aja bikin dulu dgn berbagai ekperimen, baru kita tau apa yg terjadi.ntar hasilnya kasi tau ya.
    makasi atas commentnya.
    .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s