Donat Kentang

Uuughh tiba-tiba pingin banget makan donat “kampung” alias donat yang cuma pakai gula aja, dan yang gak kempes. Entah kenapa aku yang tinggal di kampung susah banget nemunya. Pernah sekali pagi-pagi naik sepeda muter-muter kampung, ceritanya olah raga. Ih ketemu loh yang namanya saung dan banyak banget orang antri disitu. Seneng banget wah bakalan dapat jajanan kampung nih, minimal ketan sama pisang goreng. Ternyata saudar-saudara, yang dijual: brownies dan bolu kukus😦 penonton kecewa. Udah 3 hari pingin makan sempat disaranin teman-teman beli disini, disitu yang semuanya jauh ya. Mau bikin tapi ngebayangin waktu ngolahnya 2,5 jam males juga. Kirain cuma pingin sesaat taunya udah H+4 masih pingin juga, maka jadi deh bikin sendiri. Gak punya cetakan donat, klo cetak manual bentuknya berantakan, jadinya bikin sate donat aja *masih berantakan juga sih tapi lumayanlah.Ini resepnya.

Sate Donat

Adonan Dasar Donat Kentang
350 gr kentang, kupas, kukus, haluskan
1 liter minyak untuk menggoreng
60 gr gula pasir
1 sdt garam
100 ml air
11 gr ragi instan
450 gr tepung terigu, ayak
50 gr susu bubuk
60 gr mentega
1 butirtelur ayam, kocok

Cara membuat:
# Aduk gula pasir, garam dan air hingga larut. Sisihkan
# Campur ragi instan, tepung terigu dan susu bubuk, hingga rata. Masukkan mentega, aduk hingga berbulir halus.
# Lubangi bagian tengah adonan, tuangkan telur kocok ke dalam lubang. Aduk rata dengan tangan dan uleni ke satu arah.
# Masukkan kentang halus, tuangkan larutan gula sedikit demi sedikit sambil uleni hingga rata. Uleni adonan selama 20 menit hingga licin.
# Bulatkan adonan, taruh dalam wadah. Tutup dengan selembar pelastik. Biarkan selama satu jam hingga adonan mengembang dua kali semula.
# Pukul adonan hingga kempis. Potong-potong adonan seberat 60 gr, bulatkan. *saya membulatan seukuran bakso
# Diamkan adonan selama 15 menit. Cetak adonan dengan cetakan donat atau bentuk bundar berlubang tengah seperti cincin.
# Goreng donat dalam minyak banyak diatas api sedang hingga matang dan kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s