Pohon tetangga memang lebih berwarna :)

Pagi-pagi hujan, belum ada yang bangun, buka-buka berita online kok gak afdol kalau belum membolak-balik halaman koran. Keluar cari koran, pulangnnya iseng bawa kamera klik klik… jadi beberapa foto yang asik banget. Foto tanaman tetangga dan taman kecil di komplek, yang tadinya ditanam tumbuhan peneduh diganti dengan apotik hidup. Dikarenakan tidak semua warga hobi berkebun, apotik hidup yang sudah dibuat perlahan-lahan mati kekurangan air.

Saya berinisiatif menanam buah-buahan, daripada lahan kosong. Alhamdulillah cuma berbekal menebarkan biji, kami bisa makan pepaya, srikaya, mangga apel yang asem hehehe. Ssstt ini rahasia, saya juga menebar biji durian Medan yang so good itu di tanah kosong, dan biji nangka yang saya beli di Bogor, nangkanya manis banget, semoga takdirnya hidup dan berbuah ya, walau entah kapan🙂. Sirsak sudah mulai besar tapi belum bisa dikatakan pohon. Ditanam dari biji sirsak yang beli di Bogor, sirsaknya manis. Daunnya sering gundul karena di ambilin orang-orang buat obat. Insha Allah kalau tanaman bermanfaat dan di gratiskan akan hidup. Pohon jeruk purut saya contohnya alhamdulillah masih hidup dan orang-orang bebas ambil daun dan buahnya.

Insha Allah 2 tahun lagi bisa ngerujak dikomplek tanpa harus membeli buah, siapin bumbu aja. Saya sedang menanam jambu air dan nangka mini. Mudah-mudahan takdirnya berbuah ya, aamiin. Kata Abang, “Bunda gak bisa lihat lahan kosong langsung ditanami pohon buah.”
Naluri gak bisa lihat lahan nganggur, daripada mengeluh cuaca panas, lebih baik melakukan tindakan meminimalisir dengan menanam pohon. Bermanfaat sebagai penyedia oksigen bagi keluarga.

Dulu tanaman sayur katuk saya tidak ada yang metik, tapi sekarang sudah banyak yang tertarik, senangnya. Begitu juga dengan pepaya daunnya banyak yang memanfaatkan buat sayur. Tantangan terbesar saya adalah menanam pohon pepaya jantan, akan tetapi setelah sekian lama menanam pohon pepaya keluarnya betina lagi, berbuah lagi. Yah kita gak bisa mendapatkan semua yang kita mau dalam hidup bukan. Kalau butuh apa-apa main ke komplek kami sudah lengkap dapur hidupnya, yang belum ada hanya pohon kemangi. Dulu sempat saya nanam basil, tapi karena gak cocok iklimnya akhirnya mati juga. Kalau kerumah saya gampang tanya Bu Afi yang didepan rumahnya ada pohon jeruk, yuk mampir.

Jambu Bol

Daun Basil
Daun Basil
Srikaya/Nona
Srikaya/Nona

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s