Mie Yamin Warung Lela (WaLe)

Setiap orang Jakarta tentu tidak asing dengan Bandung, semenjak tol Cipularang di buka, ke Bandung menjadi lebih mudah dan nyaman. Sekarang saya mau sedikit cerita tentang wiskul di Bandung yang menjadi salah satu tempat favorite keluarga. Seringkali saudara atau teman yang diajak ke Wale juga suka. Tempatnya keren banget menghadap bukit, dan kota Bandung terlihat dari atas, udaranya sejuk, lagu-lagu yang diputar so 90, dan yang utama makanannya enak banget beneran dehπŸ™‚. Saya suka interiornya, persis seperti rumah yang saya idam-idamkan. Furniture kayu khas Indonesia, dapur tebuka, siapa yang bisa nolak? Enaknya kalau kesini sore, duduk-duduk santai nikmati suasana sampai tiba waktu makan malam, untuk yang muslim gak perlu kuatir disebelahnya ada mesjid.

Pertama kali ke WaLe tahun 2007 penuh perjuangan banget, lokasinya di Dago atas, jalannya juga menanjak, tapi jangan kuatir setiap orang yang di tanya dimana lokasi WaLe mereka tau. Alamatnya Jln. Kupa No.6 Komplek Rancakedal Bandung. Disekitarnya juga banyak terdapat cafe-cafe. Sejak saat itu kalau ke Bandung WaLe menjadi tempat wajib yang musti dikunjungi.

Biasanya kami pesan Mie Ayam Jamur, ada banyak variasi Mie Ayam disini bisa dipilih sesuai selera karena memang spesialisasinya Mie ayam. Menu nasinya cuma satu Nasi Tim, yang juga rasanya spesial. Untuk minumannya ada yang panas ada yang dingin, biasa sih saya pesan jeruk nipis hangat, asam dan segar. Kesan pertama memang tak terlupakan, pertama kali ke situ langsung dilayani oleh Ibu Lela. Berperawakan tinggi dengan baju kasual santai sekali, serasa dirumah sendiri (memang iya sih)πŸ˜€. Terus terang pertama kesitu saya menjelajah sekeliling dapurnya terkesima melihat perabotannya, just the way i like it. Satu hal yang membuat saya tidak ragu adalah foto Bu Lela dan suami yang sedang berada ditanah suci. Alhamdulillah berarti halal dong ya, karena begitu sampai bukan liat logo halal tapi langsung masuk dapur hehehe.

Agustus 2012 Up date terbaru, harganya sudah naik menjadi 13-20 ribuan. Tapi sayangnya hari itu rasanya kurang mantap. Kaldunya gak gurih, rasa bumbunya kurang.Mau komplen ama Bu Lela gak enak lagi banyak tamu. Kesimpulannya kurang puas. Yah jadi hanya menikmati suasana saja.

Ini ada beberapa foto yang sempat diabadikan, biasanya sih gak sempat karena sibuk dengan mie ayamnya.
Up

Nasi Tim dan Mie Ayam Jamur

Tetep kalau ke Bandung musti ke WaLe. Sabtu-Minggu 28-29 Sept 2013. Ada acara keluarga kebetulan di daerah Dago tinggal naik sedikit sampe Wale, hhmm sudah makan dirumah tapi biar deh minum-minum aja. Semau makan mie yamin asin, saya sama anak yang makan bakso saja. Wow ternyata rasanya enak enak enak…WaLe is back…rasanya kembali seperti semula that’s the good news. On the other side the price is higher hehehe. Starting Idr 19.000-40.000 for foods. But it worth the price. Gak masalah deh selama rasanya konsisten.

IMG_0585

 

 

 

 

 

 

IMG_7456
Dapurnya keren…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s