Bangkok 2nd Day Chatuchak Weekend Market #JJ Market

Itinerary sudah ada, tapi sebenarnya itu itinerary buat travel berdua, bisa sharing cost transportasi. Kenyataannya berangkat sendiri so musti agak sedikit di modifikasi biar sesuai budget.

Second day.
Bangun jam 04.30 hehehe biasa gak bisa tidur, terus bingung subuh jam berapa ya? Akhirnya browsing-browsing dulu leyeh-leyeh, baru mandi, sholat, dan tetap masih pagi juga baru jam 5:30 deh. Balik lagi pakai komputer di hostel. Buka FB buat komunikasi orang rumah, bahasanya Thai dong cuma udah hapal kalau mau login itu ngapain, terakhir udah log in malah di block ..you don’t have any permission dst hahahaha kacau. Untung ada caranya untuk membuka blokir. Salah satunya dengan mengenali beberapa foto teman kita. Berhasil terbuka, sapa dulu Sitti yang gak jadi ikut mau bikin sirik dia, bilang mau ke Chatuchak🙂 sambil sarapan 2 slice roti tawar+ strawberry jam yang di beli tadi malam, alhamdulillah. Browsing cari tau jam operational sky train itu 06.00-24.00. Begitu jam 06.30 keluar naik ke BTS, karena takut juga jangan-jangan kalau jam 06.00 masih sepi. Ternyata dugaan yang salah, udah terang dan banyak yang olah raga di national stadium. Tiketnya berbentuk kartu dan caranya mudah sekali tinggal liat peta disamping mau tujuan ke BTS mana, nanti tertera harganya disitu, ke Mo chit 35 baht. Pilih 35 lalu pilih jumlah penumpang, masukkan koin seharga 35 Baht, keluar deh tiketnya. Gak punya koin bisa ditukar di loket.

IMG_8973

Naik ke BTS National Stadium beli tiket jurusan Mo Chit, transit di Siam. Sampai Mo Chit main dulu di Chatuchak park, tujuannya ke Bangkok Butterfly Garden & Insectarium, tapi petunjuknya OMG bahasa Thai semua hiks. Usaha beberapa kali bertanya dari anak muda, ibu-ibu, bapak-bapak dimana butterfly garden gak ada yang tau. Pakai bahasa tubuh juga gak paham, butterfly, insect, aaaarrgghhh akhirnya putus asa nyerah deh. Duduk-duduk di taman sambil melihat orang-orang berolahraga. Tetapi kok ya gerah sih. Bener kata teman sekamar, Bangkok itu puanas pagi-pagi aja udah keringetan gini. Coba lagi tanya, tetap gak tau dimana butterfly garden, ih lupa sih kemarin di print harusnya tulisan Thai nya. Belom rejeki. Gini tulisannya Bangkok Butterfly Garden and Insectarium (Thai: อุทยานผีเสื้อและแมลงกรุงเทพฯ). Di luar taman banyak kaki lima yang jualannya lucu-lucu.

IMG_8975
P1010030
P1010028
IMG_8999
IMG_8992

Langsung menuju Chatuchak, melewati Gate 2, ah gak usah deh masuk gate satu saja, ternyata mau masuk darimana aja bisa sih,ambil peta marketnya ada di pintu masuk gate satu. Toko yang buka baru sebagian, inceran pertama restoran Saman Islam, dan ternyata udah duduk manis, makanan baru ready jam 10 deziighhh. Maka muter-muterlah di Chatuchak membeli beberapa pakaian buat anak-anak, yg bermerk murah banget, semakin ambil banyak semakin murah.
IMG_9028

Asal rajin muterin pasar yang super luas itu bisa dapat benda-benda unik harga terjangkau, kalau cari souvenir khas Thai disini tempatnya. Tokonya juga dikelompokkan dengan rapi, ada bagian pakain,keramik, kerajinan tangan, tanaman, ah macam-macam deh luas banget pasarnya 35 are, dengan 10000 lebih gerai. Kiosnya rapat-rapat bedanya dengan yang di Indonesia mereka lebih tertata rapi dan bersih (y). Dan setiap toko yang di jual gak banyak yang seragam, kalau di bandingkan dengan toko-toko di Jakarta kalau sedang trend bahan spandek beberapa toko jual spandek semua, kalau ini lumayan variatif punya ciri khas sendiri. Saya bukan tipikal perempuan yang rajin menyusur satu persatu gerai sebagaimana lazimnya perempuan. Nyerah deh kalau disuruh muterin sepasar. Dilihat, suka, tanya harga,nawar *klo boleh, bayar, bungkus. Lagipula saya hijaber, jadi agak repot mencari bajunya. Cuma kalau sudah melihat tanaman, bunga, kerajinan tangan susah bergeraknya tuh😛

Ukiran Sabun

IMG_9019

Beli jus jeruk, cuma 20 baht tp isinya murni perasan jeruk, fresh. Kelapa muda 40 baht don’t skip this. Pastinya banyak minum karena panas Bo’ ini kalau bareng Sitti mau gak mau pasti kalap belanja. Buat yang hobi belanja jangan lewatkan pasar Chatuchak ya. Belanja seadanya, lalu brunch di Saman Islam, lokasinya dekat banget dengan Menara Jam, kebetulan jamnya ngaco ya🙂 berbagai menu tersedia dari nasi briyani, nasi goreng, meat ball dan lain-lain, yang dipesan Tom Yum Seafood *mainstream banget deh :p
Rasanya enak,seger dan pedes karena saya tambah bubuk cabe + acar cabe rawit di meja, isinya rajungan, udang cukup besar, cumi dll, cuma satu yang mengganggu itu sayuran warna hijau rasanya ajaib, akhirnya disingkirkan deh tuh sayur. Atas nama pencinta sayuran saya merasa gagal *nunduk.

IMG_9033

IMG_9029

P1010023

Disini urusan makanan mudah, segala jenis mie, dan sea food ada, udang, cumi gurita, kerang ada. Toko ice cream juga ada, macam-macam.
Selesai makan masih jam 11 pagi udah mulai gerah banget saya langsung balik ke hostel niatnya mau istirahat bales semalam yang kurang tidur, terus terang kalau masuk Mall ngapain jauh-jauh ke LN, di Jakarta juga banyak😀
Sampai hostel meremin mata 10 menit aja asal pules dan gak berhasil. Shalat dzuhur, lalu jalan kaki ke MBK, mau cari bumbu masak instan seperti Tom Yum gitu, ada supermarketnya di lantai 1 kalau gak salah tapi gak ketemu tuh😦
Muterin toko-tokonya, mampir di toko cosmetic namanya Boots, ini kosmetik dari inggris pabriknya di Thailand widih murah-murah banget. Liat-liat sekilas saja cari yang ukurannya gak lebih 100ml biar bisa masuk cabin eh ada untuk hand and nail ntar aja deh klo udah dekat mau pulang mampir lagi karena mau kemana juga pasti ngelewatin MBK. Jam 15.30 late lunch sebenarnya belom laper banget cuma menurut referensi yang saya baca di National Stadium ada restoran halal. Sok lah cari daripada ditempat lain gak ketemu malah ribet. Saya kebetulan ada penyakit maag jadi makan musti teratur banget. Cari-cari kok ya jauh gak ketemu juga, bertanya sama Bapak-bapak petugas kebersihan, dan beliau tidak bisa berbahasa Inggris🙂 No worries saya sudah print tulisan Thai ฉันไม่กินหมู di baca Mai Ao Muu Khaa yang artinya “Saya tidak makan B*b*”. Lalu ditunjukkan oleh beliau arahnya. Menyusuri jalan, di Stadium yang besar itu lumayan, gak sampe-sampe hehehe. Sudahlah balik aja ke BTS belom lapar juga, ketemu lagi sama si Bapak malah dianterin, alhamdulillah rejeki. Sepanjang jalan ngobrol saya pakai bahasa Inggris Bapak itu bahasa Thai dan bahasa tubuh😀. Sampai masuk restoran Bapak itu ngomong sama pelayannya ngasi tau saya mau makan *kayaknya sih, ya iyalah masa numpang mandi di restoran :p. Saya ajak si Bapak makan, beliau tidak mau masih harus kerja. Walaupun kita ngobrol gak nyambung tapi saya berterima kasih Bapak sudah antar saya jauuuhhh. Pesanan saya Pad Thai, subhanallah enak, kwetiau kecil-kecil, toge, udang lumayan banyak, taburan kacang tanah halus. Nyam-nyam recomended buanget. Sukses makan kali ini. Dari hostel tinggal jalan sedikit arah kanan ke lalu nyebrang, masuk di pintu National Stadium (pintu besar yang masuk mobil ya) restorannya di kanan pojokan. Nih foto Bapaknya, gak bisa tanya Nama🙂 kita kasi nama Mr. Potter dengan sapu terbangnya. Terimakasih = Khawp khun kha Mr. Potter.

P1010039

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s