Bangkok 3rd day

Menurut Itinerary jadwal hari ini adalah mengunjungi pasar terapung, lalu ke pasar tradisonal, dan ke daerah dusit. Cuma males kalau sendirian gak bisa prediksi waktunya padahal hari itu musti kejar pesawat, ya sudahlah wisata mall ke platinum fashion mall lagi. Kali ini niat jalan kaki pagi-pagi sekalian melihat kesibukan orang lokal. Suka banget kalau ke Luar negri memperhatikan kebiasaan masyarakat lokal.

Kemudian dimulailah perjalanan keluar dari hostel belok kekiri melewati seven eleven, eh gak sangka di Bangkok ada ojek juga. Lalu Art center, masuk ke art center memang keren deh koleksinya, gedungnya juga asik. Puas liat-liat koleksinya lewat sky bridge nyebrang ke siam discovery, cuma numpang lewat saja, jalan di pedistrian foto-foto mengamati pedagang kaki lima yang menyiapkan dagangannya. Setelah Siam Discovery, Siam Center lalu siam Paragon. Agak bingung juga baru sekitar pukul 7:30 kok banyak anak ABG lesehan di pelataran mall yang belum buka. Ternyata mereka sedang antri tiket Iron Man 3 segitunya🙂.

Koleksi "nakal" Bangkok Art  & Culture Center
Koleksi “nakal” Bangkok Art & Culture Center

Kemudian melewati Wat Phatum Wanaran, mampir sebentar sepertinya mereka sedang mempersiapkan acara meditasi di bulan purnama, jadi gak terlalu lama disitu. Cuma-foto-foto sebentar, lalu mendengarkan ceramah dalam bahasa Thai. Gak bakalan mengerti akhirnya memperhatikan biksu mendoakan pengunjung yang minta didoakan, baru benar-benar sadar itu di rumah ibadah hedeeeh😀

P1010076
P1010077

Berjalan melewati central world, ketemu perempatan belok kekiri, maasih didepan central world. Disitu ada tempat penyewaan sepeda gratis bagi wisatawan. Sebenarnya mau pinjam sepeda, cuma jadwal hari itu seenak hati aja jadi daripada repot mulangin ya sudahlah jalan lagi. Kita pinjam sepeda kemudian diberikan peta rute yang bisa dilalui, keren ya… note for backpacker. Melewati hawker food yang lumayan rame pembelinya. Sepertinya memang sudah budaya mereka makan di kaki lima, minimal di bungkus bawa ke tempat kerja. Saya hanya bisa beli buah dan aneka jus di kaki lima gak tega liat lalat beterbangan.
P1010086

P1010092

Sungai butek minus sampah (y)
Sungai butek minus sampah (y)

Singkat cerita sampai Platinum Fashion Mall, ngubek-ngubek tuh mall sampai gempor, padahal yg dibeli cuma sedikit, ya siapa tau ada yang bisa dijual di Indonesia gitu. Lumayan juga sih dapat kaos dengan tulisan yang unik-unik. Didepan Platinum ada tempat berdoa, jadi orang yang lalu lalang berhenti sebentar memanjatkan doa.
P1010098

Pulang ke airport deh, jangan kuatir jika belum membeli oleh-oleh malah lebih bagus, karena setelah boarding banyak banget counter-counter parfum, buah dll lengkap pokoknya, yang gak lolos boarding bisa beli disini karena gak ada pemeriksaan lagi. Pinter banget ya strategi mereka, peraturan tidak boleh membawa cairan melebihi 100ml ke kabin bisa dilanggar disini. Cuma saya kurang tertarik saja beli-beli, udah capek. Jadi numpang lewat saja, sempat mau beli permen chupa chu* yang ukuran jumbo tapi udah kebanyakan bawaan jadi beli 3 batang coklat dan itu coklat enak banget ih suka gitu deh dapat yang enak beli cuma dikit. Bisa dapat free wifi di ruang boarding dengan cara menuliskan nomor passport dan nama, nanti dikasi user id dan password nya. Airportnya gede banget, sampai di counter check in antriannya dari A-U kalau tidak salah. Jadi gak lama, pemeriksaan di counter imigrasi yang agak lama, oh ya selama diperiksa petugasnya menggunakan bahasa Indonesia, keren. Dan kembali ke habitatnya Indonesia, alhamdulillah pesawat gak delay. Bye Thailand see ya soooon.

Sampai di Soeta pukul 23:30 dan antrian Imigrasi membludak di terminal 3, karena saat itu ada 3 pesawat landing pada selisih waktu yang berdekatan. Counter yang buka hanya 3, ini nih yang bikin ilfil kalau habis balik dari negara lain serasa Indonesia terbelakang banget. Mulai pada ngedumel, salah satu penumpang ingin mengambil foto ditegur sama petugas Imigrasinya, dan akhirnya dibuka 2 conter tambahan sehingga menjadi 5. Itupun mereka asal saja memeriksa gak pakai ambil foto, sudah terlalu malam dan antrian sangat panjang. Almost an hour. Akhirnya keluar juga dari bandara pulang ke rumah. Alhamdulillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s