Bumbu Pecel

Salah satu makanan favorite saya setelah rujak, pempek dan mie adalah bumbu pecel, saya suka banget ngemilin bumbu pecel karena rasanya rame🙂. Saya sudah mencoba berbagai merk bumbu pecel yang beredar semua rasanya standart saja, masih jauh lebih enak buatan Mama saya, pastinya. Pernah sekali dapat oleh-oleh dari teman suami, bumbu pecel Blitar enak memang, cuma belinya jauh di Blitar, masalah.
Di kulkas lagi ada kembang turi sama daun singkong cucok jika dikasi bumbu pecel nyam-nyam-nyam.

Habis bikin sate godok kemaren kacang tumbuknya banyak yang lebih, diniatkan memang untuk bikin bumbu pecel tapi belum kesampean karena kesibukan saya yang kurang jelas. Ah lagi santai hari ini semua kerjaan sudah selesai, bikin. BBM Abah saya mau tanya resep bumbu pecel sama Mama. Ternyata Mama tidak dirumah sedang mengantar saudara ke RS. Hmm bakalan lama urusannya. Beberapa kali melihat Mama bikin bumbu pecel, saya bagian ngulek sih. Coba sendiri saja deh, bahan sudah tau prosesnya sudah tau, masalah takaran ya di coba-coba saja ya.

Here we go, resep bumbu pecel ala afi.

IMG_1104 copy

Bahan:
300 gr kacang tanah goreng.
4 siung bawang putih
7 buah bawang merah
5 lembar daun jeruk
3 kencur
7 buah cabe rawit
3 buah cabe merah
Asam jawa secukupnya
Garam sesuai selera
2 bulatan gula merah/gula aren
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Haluskan kacang tanah yang sudah digoreng beserta kulit arinya. Kebetulan saya menghaluskannya dipasar.
2. Goreng cabe rawit, cabe merah, bawang merah, bawang putih, kencur dan daun jeruk.
3. Kemudian haluskan bumbu, tambahkan garam, asam jawa, terakhir gula merah.
4. Setelah bumbu halus campurkan dengan kacang tanah, uleni dengan tangan yang dilapisi sarung tangan atau plastik. Cicipi, jika rasa kurang pas tambahi saja sesuai selera. saya membuat tidak terlalu asam karena pada saat diseduh dengan air biasanya saya menambahkan perasan jeruk limo agar harum segar.
5. Bumbu pecal siap disimpan dan digunakan. Untuk bumbu pecel ini biasanya awet jika disimpan di kulkas, diwadah kedap udara atau di plastik. Kalau saya sih gak pernah awet karena keburu saya cemilin😛

IMG_1109 copy
Note: Setelah bumbunya jadi ternyata rasanya kurang, jadi saya tambahkan beberapa bahan, sayangnya saya lupa nambahin apa aja, dan berapa banyak, sepertinya sih nambahin bawang merah, cocokin aja dengan lidah ya :p

Jika saya membuat bumbu langsung dimakan hari itu, maka yang saya goreng hanya bawang putih dan merah saja, selain itu saya biarkan mentah rasanya lebih segar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s