Pempek Pistel

Judulnya pempek pistel, karena orang Palembang bilang pastel itu pistel dan bentuk dan isinya mirip pistel/pastel. Baru kemarin diajari Mama Vina bikinnya langsung praktek, alhamdulillah berhasil. Uniknya bikin pepmpek ini gak pakai ukuran maklum ya expert jadi sebelum lupa ditulis aja deh disini resep kira-kiranya.

IMG_1408
Isi:
1 batang wortel bentuk korek api
1 buah kentang potong dadu
1 batang daun bawang potong kecil
3 siung bawang merah iris
1 siung bawang putih iris
lada bubuk secukupnya
garam dan gula pasir secukupnya
sedikit ebi haluskan

Cara membuat isi:
#Tumis bawang putih, merah sampai harum, masukkan berturut turut: ebi, wortel, kentang, daun bawang, garam gula dan lada. tumis sampai sayur matang.
Aslinya pempek pistel diisi dengan buah pepaya yang masih muda diserut memanjang, untuk bambunya sama saja. Anak-anak tidak suka pepaya muda maka saya ganti dengan wortel dan kentang.

IMG_1411copy

Bahan Pempek:
1/4 kg Tepung Terigu
1/2 kg Tepung Sagu
3 butir telur
Daging ikan tenggiri
3 sdm garam
1,5 gelas air
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat Pempek:
1. Panaskan air sampai mendidih.
2. Terigu dicampur garam, telur aduk rata, tambahkan air mendidih.
3. Uleni adonan dengan menambahkan ikan dan tepung sagu sedikit demi sedikit sampai bisa di bentuk. Jadi pada dasarnya jangan berpatokan pada tepung, patokannya sampai adonan dapat di bentuk.
4. Ambil sebagian kecil adonan, bentuk bulat, pipihkan kemudian masukkan adonan isi satu sendok, tutup, bentuk seperti pastel.
5. Untuk pempek pistel bisa langsung digoreng jika dimakan hari itu. Jika ingin awet rebus pempek dengan sedikit garam dan minyak goreng, sampai mengapung. Setelah mengapung angkat dan tiriskan.
6. Pempek siap di goreng.

Bahan kuah cuko:
250 gr gula merah yang kualitas baik
7 siung bawang putih, haluskan
2 sdm asam jawa/ sesuai selera
10-20 buah cabe rawit, haluskan
1 sdm cuka
1 sdt garam
3 sdm ebi sangrai, haluskan. (gak pakai juga gpp)
2 gelas air

Cara membuat kuah cuko:
# Didihkan air bersama gula merah dan asam jawa, setelah mendidih, gula larut saring, masak kembali sampai kental tambahkan bawang putih, garam dan rawit dan ebi, matikan api, cicipi rasanya, tambahkan cuka sesuai selera.

Note: Dikarenakan adonan pempeknya banyak, jadi sebagian saya isi dengan kocokan telur, dan tahu. Ternyata di Palembang Pempek bisa diisi apa saja, tergantung kreatifitas. yuk mari makan pempek.

Maaf pemirsa, ternyata membuat pempek versi ini cukup sulit, saya sudah 2 kali mencoba namun rasanya tidak sesuai dengan yang pertama hiks… Pakai resep yang mudah saja ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s