Masjid Agung Demak

IMG_3330

Setiap wisata ke daerah Jawa Timur jika melalui jalur pantura akan melewati Demak. Jalur kendaraan antar kota biasanya jalan alternatif tidak masuk kota. Beberapa kali melewati Demak selalu teringat masjid Agungnya.  Tergantung supir, kalau saya yang setir pasti bablas masuk kota, pernah sekali tahun 2010 saya yang setir, begitu mau lurus masuk kota, dari jauh ada razia. Razia juga tak ape, tapi terlanjur minder liat polisi ya sudahlah belok kanan.

Baru tahun ini diberi kesempatan kembali ke Surabaya melewati pantura dan tidak mensia-siakan kesempatan mampir ke Masjid. Seperti yang saya perkirakan Demak kota kecil, jalan selurusan saja sekitar 2 km sudah ketemu alun-alun. Masjid Agung Demak terletak di sebelah kiri alun-alun. Hasil pengamatan saya selama ini, kota-kota di Jawa pusat kegiatannya di alun-alun, ada masjid, dan biasanya dialun-alun ada pohon beringinnya. Persis seperti itu Demak. Yang membedakan diseberang Masjid Demak terdapat rutan. Lokasi masjid terletak di desa Kauman kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Begitu keluar dari parkiran saya terkesima melihat bangunan masjid yang penuh kharisma, menampilkan kesederhanaan, anggun sekaligus gagah, menyatu dengan lingkungan sekitar, dan bersahaja. Berbeda sekali dengan masjid-masjid yang saya temui selama ini. Tidak salah masjid ini didaftarkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu warisan dunia.

Masjid Agung Demak dibangun sekitar tahun 1500, pada masa kesultanan Demak pertama yaitu Raden Patah dibantu oleh para wali sanga.

Bangunan masjid terdiri dari dua bagian, serambi dan bangunan inti. Serambi berbentuk ruang terbuka cukup luas. Saya berkunjung pada bulan puasa sehingga banyak musafir yang numpang istirahat dan tidur-tiduran di serambi. Kami juga menitipkan zakat di Masjid ini. Pada bagian inti terdapat 4 tiang utama yang fungsinya menyangga atap masjid. Masing-masing tiang dibuat oleh para wali. Sebelah tenggara dibuat oleh Sunan Ampel, sebelah barat daya dibuat Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang dan sebelah timur laut buatan Sunan Kalijaga.

Tiang Asli Masjid Demak
Tiang Asli Masjid Demak

Usia kayu yang sangat tua membuat tiang tersebut tidak digunakan lagi, dipindah ke museum Masjid Agung Demak. Meskipun dilakukan renovasi tapi masjid tidak mengalami banyak perubahan. Dilingkungan masjid terdapat museum Masjid Agung Demak, disana dapat kita ketahui sejarah berdirinya masjid, ada juga penjaganya yang senang hati memberikan informasi. Hanya satu pertanyaan kami yang tidak terjawab, yaitu dimana lokasi kerajaan Demak? Sampai sekarang belum diketahui lokasi pastinya. Disamping museum terdapat kolam wudhu yang dulunya digunakan sebagai tempat wudhu. Sekarang kolam tersebut sudah diberi pagar besi.

Dibagian belakang masjid terdapat makam raja-raja kesultanan Demak, dan abdinya. Keluar dari makam lewat jalan belakang Masjid dimana tembok masjid langsung berdempetan dengan rumah warga, itulah yang membuat saya kagum, masjid ini penuh kharisma dalam kesederhanaannya.
IMG_3349
Jika diberi rejeki mengunjungi kota Demak, sempatkan shalat atau beristirahat sejenak sambil merasakan sensasi yang berbeda itu, agar bisa memahami apa yang saya tuliskan disini. Terus terang dari sekian banyak masjid yang saya kunjungi, masjid ini memberikan nuansa dan getaran yang berbeda.

IMG_3343

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Update

Jum’at 25 Maret 2016

Masjid Demak sedikit mengalami perombakan, dibagian tempat sholat wanita sekarang direnovasi, lantainya keramik gaya terbaru. Menurut aku pribadi sih sayang banget nuansanya jadi sedikit berbeda dari sebelumnya. Gak sempat foto-foto karena sholat isya jadi tidak terlalu terang juga hasilnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s