Teropong Bintang Bosscha

Saya suka memandangi bintang, dulu masih SD, SMP banyak bintang dilangit, tapi sekarang kenapa bintang sepi banget ya? Apakah mereka berkurang jumlahnya? Padahal langit cerah kenapa bintang tidak terlihat? Alhamdulillah Sabtu lalu terjawab tuh sebagain besar pertanyaan saya tentang kemana bintang, bentuk aslinya seperti apa, apa itu aurora bagaimana terjadinya, kenapa cuma terjadi di daerah kutub….. dan masih banyak lagi pertanyaan lain yang malu ditulis disini😀

Sehari sebelum lebaran haji versi pemerintah Indonesia, kami sekeluarga main-main ke Bandung, tujuannya Bosscha, kuliner,  dan melihat-lihat peluang usaha. Apa itu Bosscha? Observatorium Bosscha merupakan lembaga penelitian dengan program yang spesifik. Penelitian dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia. Observatorium Bosscha sampai saat ini merupakan Observatorium yang terbesar di Asia Tenggara dibangun pada tahun 1923 oleh beberapa orang Belanda, salah satunya adalah Karel Albert Rudolf Bosscha yang mempunyai peran yang sangat penting.  Sehingga dinamakan Observatorium Bosscha. Bosscha sendiri merupakan pengusaha asal Belanda yang cukup sukses di Indonesia. Hebatnya beliau tidak melupakan tanggung jawab moral sebagai pengusaha, diantaranya tetap menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR). Selain Obsevatorium Bosscha, beliau juga meninggalkan gedung Merdeka, gedung bersejarah yang pernah digunakan sebagai tempat Konfrensi Tingkat Tinggi Asia Afrika pada tahun 1955. Untuk selengkapnya bisa mencari info disana langsung ya biar lebih seru.

Observatorium dibuka untuk umum hanya pada hari Sabtu jam 09:00 – 13:00 WIB untuk kunjungan pribadi. Untuk kunjungan rombongan dibuka Senin-Jumat dengan perjanjian. Lokasinya di Lembang tidak jauh dari terminal Ledeng.  Jika ingin menggunakan angkutan umum ke Bosscha bisa dengan naik kendaraan umum dari Ledeng naik St. Hall – Lembang, turun di gerbang bawah Observatorium. Dilanjutkan dengan berjalan kaki yang cukup jauh dan menanjak, maka sebaiknya naik ojeg. Oh ya jangan percaya sama orang Bandung untuk urusan jarak. Dibilangnya dekat, ternyata jauh bener.

Biaya masuknya Rp 15.000,- perorang. Disana ada dua ruangan, yang satunya multi media, dimana kita dijelaskan secara garis besar tentang observatorium, fasilitas, fungsi dari alat tersebut sampai pada sesi tanya jawab yang paling seru, bisa tanya apa saja. Kalau pemandunya bisa jawab maka akan diberi tahu kalau tidak bisa ya bisa  kirim e-mail untuk diskusi lebih lanjut. Dan ruang yang kedua teropong Zeiss yang famous itu. Disini juga dijelaskan cara kerja teropongnya dan sesi tanya jawab. Semua pertanyaan saya diawal tadi sudah terjawab disini. Pemandunya mahasiswa ITB program study Astronomy  jurusan FMIPA.

Koleksi teropong disana sudah ada sejak tahun 1928 dan sebagian ada yang baru, fungsi dari teropong itu juga bermacam-macam tergantung lensanya, cara kerja, dan benda yang diamati. Saya ragu untuk menuliskan detailnya disini, lebih baik kesana saja jadi bisa paham penjelasan oleh ahlinya. Suasana di Bosscha sangat teduh dan karena lokasinya didataran tinggi, kita bisa melihat sebagian wilayah Bandung dari sini. Hanya ada fasilitas toilet dan mushola untuk pengunjung, jadi persiapkan makan yang kenyang agar bebas berlama-lama disitu. Bagi yang suka astronomi disini surganya tempat bertanya, alat tersedia, pemandu yang ahli, klop deh.  Anak-anak yang tadinya kurang tertarik setelah dijelaskan mengenai astronomi jadi semakin tertarik dan semangat. Cocok untuk mengajak anak-anak kesini usia SD keatas.

Pengamatan bintang hanya dapat dilakukan jika langit cerah dan polusi cahaya tidak banyak. Kemungkinan besar berdasarkan info dari pemandu, akan dibangun observatorium kedua di wilayah Kupang, lahan sudah tersedia dan sudah dibebaskan, lokasi sangat cocok, iklim sangat mirip dengan Australia, just perfect. hanya tinggal menunggu investor, ada yang berminat invest?🙂

IMG_4066copy

IMG_4070copy

 

 

 

IMG_4080copy
since 1928

IMG_4092copy
IMG_4076copy

 

 

 

 

 

 

 

 

 

One thought on “Teropong Bintang Bosscha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s