Jalani, Nikmati, Syukuri

Setiap tahun saya selalu menargetkan sesuatu bagi diri saya sendiri, jika saya punya target maka saya akan sangat bersemangat menjalaninya.
Ketika ditahun itu saya meminta agar diberikan kesabaran ekstra, maka cobaan yang datang sangat menguji kesabaran. Ketika ditahun berikutnya saya meminta diberikan keikhlasan, maka cobaan yang diberikan sangat-sangat membutuhkan hati seluas samudera agar bisa ikhlas. Dan setiap tahun resolusi saya menjadi orang kaya belum berubah sampai saat ini, dari padangan materi saya belum kaya juga tapi… Insha Allah semua kebutuhan kami dapat dipenuhiNya dengan berbagai cara, jalan yang tidak terduga sekalipun. Alhamdulillah.

Sampai tiga tahun belakangan ini saya capek deh pakai resolusi, targetnya sudah berubah : “Terserah Kau sajalah”. Udah mentok dengan teori-teori yang ujungnya bikin ribet sendiri. Sudahlah toh hidup sudah ada sutradaranya ngikut aja, ya Allah sulit banget ya mencoba menjadi lebih baik.
Ternyata dengan menyerahkan diri padaNya semuanya lebih ringan dijalani, jika pada waktunya harus sabar ya sabar aja, jika waktunya ikhlas ya ikhlas aja, berserah diri semua terjadi atas izinnya. Gak pakai pusing, gak pakai mumet cuma istighfar, dan jadikan sholat dan sabar sebagai penolongmu. Tapiiii… jangan salah bukan berarti bebas dari ujian malah tambah berat kalau dipikul sendiri, kalau yakin ada yang memberi jalan sih gak berat-berat amat sedang lah, paling ngabisin air mata seember :p. Atau “menggangu” teman-teman dekat ngajak jalan atau sekedar ngobrol-ngobrol.

Setelah menjalani 37 tahun hidup ini kalau dihitung-hitung banyakan bahagianya daripada susahnya, jadi wajarlah dikasi ujian sedikit, untuk mengingatkan, untuk tetap di jalurNya, untuk selalu ingat padaNya, untuk bisa merendahkan diri dihadapanNya bahwa saya ini tidak ada apa-apanya. Jika Allah mengizinkan terjadi pada saya berarti Allah sudah mempersiapkan solusinya.

Sekarang lagi belajar melepas keterikatan pada benda, pada manusia, pada cinta semu, pada segala sesuatu yang bersifat keduniaan. Ujiannya lumayanlah, lumayan gak mau bilang berat, selama masih hidup berarti masih sanggup๐Ÿ˜€. Cut the drama, jalani, nikmati, syukuri. Kalau sudah pasrah, rasanya berat banget “menggugat” Tuhan atas ujian-ujian yang saya alami. Kebanyakan komplen kok ya kayak kurang bersyukur, ah malu hati. Kalau mendapat kebahagaian malah seperti siap-siap, what is next. Mudah-mudahan sanggup ya mengahadapinya. Sadar banget kalau setelah bahagia biasanya kesulitan. Namanya hidup berputar begitu saja. Justru kalau menghadapi kesulitan setelah menghabiskan sehari “bergalau” and I’m back on the track! Malah senang, asik habis ini dapat bonus dua kemudahan.

Begitulah ceritanya, maaf kalau tidak paham, saya sendiri juga tidak paham apa yang saya tulis, cuma pingin nulis aja๐Ÿ˜‰

Referensi ayat dan hadis diambil dari : http://www.muslim.or.id

ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูุณู’ุฑู ูŠูุณู’ุฑู‹ุง (5) ุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูุณู’ุฑู ูŠูุณู’ุฑู‹ุง (6)

โ€œKarena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.โ€ (QSย Asy Syarh: 5-6).

ูŠูุฑููŠุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจููƒูู…ู ุงู„ู’ูŠูุณู’ุฑูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุฑููŠุฏู ุจููƒูู…ู ุงู„ู’ุนูุณู’ุฑูŽ

โ€œAllah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimuโ€ (QS. Al Baqarah: 185).

ูŠูุฑููŠุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฎูŽูู‘ูููŽ ุนูŽู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฎูู„ูู‚ูŽ ุงู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุถูŽุนููŠูู‹ุง

โ€œAllah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.โ€ (QS. An Nisaโ€™: 28).

Sebagai pendukung juga dari hadits,

ูŠูŽุณู‘ูุฑููˆุง ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุนูŽุณู‘ูุฑููˆุง

โ€œBuatlah mudah, jangan mempersulitโ€. (HR. Bukhari no. 69 dan Muslim no. 1734).

Dalam hadits lain disebutkan,

ููŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุจูุนูุซู’ุชูู…ู’ ู…ููŠูŽุณู‘ูุฑููŠู†ูŽ ุŒ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ุชูุจู’ุนูŽุซููˆุง ู…ูุนูŽุณู‘ูุฑููŠู†ูŽ

โ€œKalian diutus untuk mempermudah dan kalian tidaklah diutus untuk mempersulitโ€. (HR. Bukhari no. 220).

4 thoughts on “Jalani, Nikmati, Syukuri

  1. Aamiin bagus tuh fit, let it go. Kebanyakan cita-cita ribet juga ternyata, udahlah tetap seperti doa tahun-tahun sebelumnya diberikan kekayaan yang bermafaat, keberkahan usia, kesehatan, untuk bekal beribadah kepadaNya.aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s