Tanamanku

Aku mempunyai kebiasaan ngobrol dengan tanaman, misal dengan pohon cabe rawit dirumah yang tidak kunjung berbuah, aku bilang gini :” Oke sekarang kamu gak berbuah, tapi nanti bulan puasa pas harga cabe naik tolong berbuah ya.” Ternyata benar saja bulan puasa kemarin cabenya berbuah subur, cuma karena harga cabe rawit tidak terlalu melonjak jarang saya petik sampai layu baru dipetik.
Sewaktu aku ke Jawa, sudah menitipkan kunci ke satpam, tapi ingin berpesan tolong siramin tanaman kok ya kayaknya gak sanggup bicara. Akhirnya tidak jadi menitipkan tanaman. Begitu 2 minggu pulang dari Jawa, daun cabenya layu semua ya Allah sedih banget. Langsung saja saya minta maaf karena telah lalai, tolong ya jangan mati please….. alhamdulillah dua hari kemudian daun-daun kembali segar.
IMG_2455copy
Saya gak tau teorinya dari mana, cuma saya menganggap tumbahan dan binatang mempunyai kelakuan yang sama dengan manusia. Dari kecil saya suka nonton acara flora dan fauna dulu. Kalau sekarang discovery chanel atau national geography, entah kenapa dari sekian banyak channel TV saya lebih tertarik nonton acara itu. Dari situ saya mengamati bahwa kelakuan binantang gak beda jauh sama manusia, kemudian saya mengambil kesimpulan bahwa tumbuhan juga sama butuh kasih sayang dan perhatian. Jadilah saya mulai berbicara dengan mereka.

Saya menanam pohon nangka mini didepan rumah, sama satpam ditegur. Katanya nanti akarnya kemana-mana akan merusak got. Saya dengan pecaya dirinya bilang ke pak Agus:”… gimana ya Pak, kalau saya pindahkan ke taman takut tidak ada yang menyiram dan perhatian seperti saya tanam didepan rumah. Saya gak mungkin nyiram bawa-bawa air ke taman. Tapi Insya Allah dia akan tumbuh normal kok gak merusak got.”
Kenapa saya yakin dia akan tumbuh normal?
Sebelumnya saya sudah bicara sama dia, saya wanti-wanti jangan sampai akarmu merusak ya, tumbuh dengan normal saja, berbuah yang banyak, jangan sampai menggangu orang cabangnya.
Dan saya yakin nangka itu mendengar, aamiin, kita lihat saja apakah dia akan patuh atau tidak🙂

Sama kucing liar juga begitu, selalu banyak kucing liar mampir kerumah karena saya suka memberikan makanan sambil berpesan :” Kalian cuma saya kasi makan diluar, jangan coba-coba masuk rumah, anak-anak alergi loh.” Memang mereka gak masuk rumah paling kalau lapar mejeng berempat didepan pagar nunggu. PErnah saya lupa memberi makan Abang marah,

Abang:”Bunda liat tuh kucing pada lapar Bunda tega.”
hihihi eh hari itu saya masak sayur sop, saya kasi dengan nasi kepada kucing. Hanya seekor yang bersedia makan yang lainnya jaim.. Lalu Abang protes lagi,
Abang: “Bunda nih kucing kita dikasi sop, ikan kek.”
Me:” ya udah besok Bunda masak ikan kalian juga makan ikan ya, masa Bunda ngurus anak-suami kucing menunya beda-beda terima kasih laa. Oh iya itu bukan kucing kita itu kucing liar, cuma kita kasi makan aja karena kita sayang sama binatang.”
Abang:” Tetap aja dia kalau jam makan kerumah kita berarti kucing kita.”
Me:”Bukan, itu kucing liar, kalau itu kucing Abang, berarti Abang berkewajiban mengurus, memberi makan, Bunda gak ya, Bunda sibuk. Hai kucing, hari ini saya masak sop kalau kalian gak mau makan gak apa-apa, paling juga kelaperan, saya cuma bisa kasi apa yang saya masak, bon appetit.”

Waktu masih "gengsi" gak mau makan sop, sekarang  semua juga dimakan :p
Waktu masih “gengsi” gak mau makan sop, sekarang semua juga dimakan :p

Sampai sekarang kucing-kucing itu jarang banget masuk rumah, sudah punya anak pun hanya main di depan rumah. Karena kalau berani masuk bakalan ditegur sama Bunda.

Ulangan menjelang UTS ini, ayah mengajari Adiq perbedaan Karnivora, Omnivora dan Herbivora, tiba ke pertanyaan kucing termasuk hewan apa.
Adiq:”Karnivora”
Abang:”Bukan dek, liat aja kucing kita, sayur sop, rebus bayam pakai ikan semau mau, berarti omnivora.”
Bunda:”Abang jangan ngajarin Adiq yang salah…*tapi tidak berusaha menjelaskan.
Ternyata benar saja ketika ulangan adiq menjawab omnivora huaahuaaahua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s