Kalio Jengkol

IMG_4346
Bahan:
1 kg jengkol yang telah dikupas, belah dua rendam dalam air
1,5 liter santan dari satu butir kelapa

Bumbu dihaluskan:
11 buah rawit merah
5 buah cabe merah keriting
3 siung bawang putih kating
12 buah bawang merah
1 cm jahe
2 cm lengkuas
2 cm kunyit
garam secukupnya
irisan gula merah satu sdm
minyak goreng untuk menumis

Bumbu daun:
1 batang sereh memarkan
6 lembar daun salam
5 lembar daun jeruk purut

Cara membuat:
1. Jengkol yang telah direndam selama satu jam direbus, sampai air mendidih dan kulit ari jengkol terkelupas
2. Setelah itu buang air dan kulit arinya, rebus kembali jengkol dengan air yang baru, tambahkan 3 lembar daun salam yang telah disobek. Guna daun salam agar aroma jengkol tidak terlalu kuat.
3. Setelah empuk matikan api, kemudian jengkol di keprek menggunakan ulekan sampai pipih.
4. Tumis bumbu halus, masukkan bumbu daun, tumis sampai matang.
5. Masukkan santan kedalam tumisan, terus diaduk agar santan tidak pecah, setelah santan mendidih masukkan jengkol, tambahkan garam dan gula merah. Cicipi, masak dengan api sedang, sampai kuah mengering dan minyak keluar. Angkat sajikan.

Note: Cabe keriting lagi mahal, jadi penggunaan rawit merah lebih banyak. Warna kalio tidak terlalu merah, tapi rasanya pas.
Bawang putih kating adalah bawang putih yang aromanya sangat kuat biasa di jual dalam bentuk satuan telah dipecah-pecah berbeda dengan bawang putih biasa dijual dalam bentuk satu bonggol. Jika menggunakan bawang putih biasa, jumlahnya ditambah menjadi 5 siung.

2 thoughts on “Kalio Jengkol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s