Asuransi plus Unitlink

Emosi itu tidak baik. Yes saya 90% setuju dengan kalimat ini. Tapi hari ini sisa 10% nya berguna juga jika digunakan dalam kondisi tertentu.
Jadi cerita begini, eh tapi ambil minum dulu deh biar adem.
Awal bulan April ini saya bersama suami mengurus penarikan investasi di salah satu perusahaan Asuransi yang cukup terkenal, katanya. Ternyata asuransi yang cukup terkenal itu cuma terkenal namanya saja tapi customer service dan layanannya mengecewakan.

Awal bulan saya mengisi form penarikan, dilampirkan dengan foto copy KTP dan buku tabungan. Mengisi formulir penarikan dan diberitahuan oleh sekretaris dari agen suami saya sudah selesai prosesnya tinggal menunggu 5 hari, ya 5 hari bukan 5 hari kerja.
Ditunggu seminggu dananya belum cair juga, kemudian saya menerima pemberitahuan melalui surat bahwa penarikan gagal karena saldo yang seharusnya tersisa adalah sekian juta. Rupanya sang sekretaris tidak memperhatikan jenis polis saya yang syariah. Oke sabar semua orang bisa salah, kemudian kami proses ulang dengan dengan bantuan sekretaris tersebut mengisikan formulir yang baru. Dia bilang oke dan menunggu 5 hari kerja dana sudah ditransfer ke rekening, katanya.

Kembali menunggu 5 hari, belum ditransfer juga dan kamipun memutuskan menunggu sajalah. Setelah lewat seminggu suami saya mendapat telpon dari CS asuransi tersebut bahwa transferannya gagal karena salah nomer rekening. Loh bagaimana bisa sewaktu penyerahan mereka tidak mencocokkan nomer rekening dari foto copy buku tabungan dengan yang di formulir. Yang salah, angka paling depan lagi seharusnya 6 jadi 9. Padahal rekening kami yang di bank tersebut semua bermula dari angka 6 kok ya bisa kami sampai salah menulis. Saya pedagang online yang sering banget memberikan nomer rekening ke customer, apa iya ketika mengisi formulir saya sebegitu teledornya tidak mencocokkan?
Oh ya sudahlah gak mau ribet suami saya konfirmasi bahwa yang benar angka 6 sesuai dengan foto copy yang diserahkan. Menunggulah kami 5 hari lagi sebelum ditransfer.

Setelah 5 hari belum juga masuk uangnya saya mulai kesel, saya WA sekretaris dari agent saya, jawabnya sudah diproses kok bu ini keterangannya ada diproses, coba ibu print out buku tabungan, sarannya. Saya bilang saya gak perlu print saya bisa liat via online di internet banking transferan gak ada yang masuk, sampai saya kasi foto kronologis transaksi. Dia bilang ibu telpon kantor pusat saja agar prosesnya dipercepat. What bisa gitu dipercepat, kenapa saya gak dibantu. Saya memutuskan menunggu dan cukup tau saja perbandingan service disini sama di asuransi lain, kebetulan saya punya dua polis.

Dua hari kemudian suami saya cek saldo masih juga gak ada. Aduh udah diubun-ubun deh saya telpon lah CS dikantor pusat. Dia bilang baru di proses 2 hari lalu jadi tunggu 3 hari lagi. Ya ampun…salahnya dimana lagi? Skeretaris itupun tidak bilang apa-apa hanya menunggu saja. Meluncurlah dengan derasnya unek-unek yang disimpan dari awal bulan, yang kalau dirangkum seperti ini:
1. Apakah tidak tertulis disitu jika customer menelpon komplennya apa sehingga saya harus menjelaskan dari awal lagi?
2. Kalau tidak tertulis di log, jadi kalian tidak memfollow up komplen customer dong.
3. Apa gunanya CS menelpon dan mengkoreksi nomer rekening yang pada akhirnya hanya didiamkan begitu saja?
4. Kenapa tidak ada pemberitahuan ke saya kalau penarikan saya tidak bisa diproses karena salah penulisan rekening? Lagipula jika saya salah menulis rekening kenapa data saya tidak diverifikasi dengan foto copy buku tabungan? Buku tabungan itu dilampirkan untuk apa?

Sangat-sangat tidak profesional. Terlalu… kata Bang Haji Roma.
Entah kenapa saya merasa ada kejanggalan dari jawaban sekretaris dan juga CS. Kenapa kantor sebesar itu SOP nya jelek banget, tidak ada follow up tidak ada kronologis komplen. Walaupun tidak ingin memeperpanjang masalah,
Saya memutuskan bertanya ke agent yang pangkatnya sudah tinggi.
Saya tanyakan kenapa penarikan saya susah banget nominalnya tidak besar aja susah, untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke sekretaris Mbak deh kronologisnya. Tak lupa saya bilang, aneh aja kalau sampai saya salah menulis rekening secara saya pedangan online yang sering dimintakan norek dan hati-hati sekali, kalau salah satu angka saja akibatnya tidak terima transferan rugiii.:p

Selang beberapa menit WA saya dibalas dengan jawaban yang lebih masuk akal. Bahwa ketika pengisian formulir (yang kedua kalinya, ketika yang pertama salah nomer rekening) sekretarisnya teledor, dia mencentang produk A, sementara yang saya pakai produk B.
Halah cuma gitu aja orang dibuat ribet. Kalau dari awal ngomong kan saya tidak bertanya-tanya seperti ini, dan masalahnya segera selesai. Masuk diakal juga karena kesalahan pertama (yang mana dari sekretaris tsb) saya mendapat surat dari perusahaan. Kesalahan kedua dari sekretaris tsb karena dia yang mengisi ulang formulir, suami saya mendapat kabar via telpon dari CS. Cuma masalahnya kenapa prosesnya dibiarkan menggantung saja, kenapa agent tidak diberi tahu kalau ada kesalahan pengisian formulir sehingga bisa di submit ulang. Kenapa harus nunggu customer komplen dulu sih. Perusahaan yang ngakunya besar tapi dari segi pelayanan kurang profesional.
Iseng-iseng browsing ternyata bukan saya saja yang mengalami hal-hal seperti ini di perusahaan asuransi itu.
Intinya kita kudu emosi dulu baru masalahnya diperhatikan.

Kalau itu masalahnya ya jelas, gak perlu menyalahkan saya dong cukup kesalahan diakui, minta maaf, diperbaiki, maka masalahnya akan selesai. Bukan malah menyalahkan customer, kebiasaan nih menyalahkan orang lain.
Beda banget ya penanganan orang yang berpengalaman sama yang amatir. Sekretarisnya mencari jalan agar bisa ngeles, tapi atasannya langsung to the point mengakui kesalahan. Tenang kesalahan kecil bisa diperbaiki, saya gak akan koar-koar kemana-mana kok, identitas juga disamarkan karena walau bagaimanapun banyak orang yang menggantungkan nafkahnya disitu. Hanya berharap setelah ini agar lebih profesional lagi.

Dua bulan sebelumnya kami juga menutup asuransi di perusahaan asuransi berbeda tapi prosesnya hanya memakan waktu 5 hari dan langsung masuk dananya. Mulai berfikir untuk menutup asuransi ini, akan tetapi sudah memasuki tahun ke 6 dimana premi yang kita bayar 100% dialokasikan ke investasi, tidak ada biaya asuransi lagi.
Masih menimbang-nimbang apakah akan menutup polis atau melanjutkan.

One thought on “Asuransi plus Unitlink

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s