Persyaratan Mendaftar Haji Reguler

Setiap umat Islam pasti mempunyai cita-cita melaksanakan rukun Islam yang ke lima yaitu Haji. Selain berniat kita sebaiknya mulai mempersiapkan tabungan. Saat ini mendaftar haji cukup dengan uang sejumlah 25 juta rupiah sudah bisa mendapatkan posri Haji Reguler. Berikut ini persyaratan yang harus dilengkapi guna mendaftar Haji Reguler

1. Membuka Tabungan Haji

Penyelenggaraan Haji di Indonesia terbagi menjadi dua yaitu pertama dilaksanakan oleh pemerintah yang dinamakan Haji Reguler dan kedua dilaksanakan oleh swasta dinamakan Haji Khusus.

Tidak semua bank menerima setoran Haji, hanya beberapa bank yang di tunjuk pemerintah seperti: Muamalat, BNI syariah, Mandiri Syariah,  Mega Syariah dan lain-lain.

Untuk pembukaan cukup dengan membawa KTP, setoran awal Rp. 500.000,- setoran selanjutnya minimum sebesar Rp. 100.000  Setoran awal sekaligus saldo minimum. Untuk beberapa Bank setoran awalnya kurang dari Rp. 500.000. Tidak ada potongan biaya administrasi, bagi hasil atau pun kartu ATM. Uang yang sudah disetorkan juga tidak dapat ditarik. Agar tabungan cepat tercukupi setiap awal bulan sisihkan terlebih dahulu untuk tabungan haji, lama-lama yang sedikti itupun akan tercukupi asal niat kuat dan action.

Setelah saldo ditabungan tercukupi sebesar 25 juta, saatnya mendaftar haji di Kementrian Agama untuk mendapatkan Surat Pendaftaran Pergi Haji atau disingkat SPPH.

2. Surat Keterangan Domisili

Membuat surat keterangan domisili ke kelurahan tempat tinggal dengan menyertakan foto copy KK, surat pengantar dari RT/RW dan bukti pembayaran PBB. Dari kelurahan diteruskan ke kecamatan.

3. Membawa surat-surat berikut ini ke Kementrian Agama dan mengisi SPPH.

– Surat Domisili Asli dan foto copy (2 lembar)

– Bukti setoran BPIH, foto copy (rangkap dua) dan di legalisir oleh Bank

– Kartu Keluarga Asli dan foto copy (2 lembar)

– KTP Asli dan foto copy (2 lembar)

– Passport Asli dan Foto copy (2 lembar)

– Ijazah/Buku Nikah/ Akta Kelahiran *bagi yang belum memiliki passport (2 lembar)

– Pas foto dengan back ground putih tampak wajah 80%, 10 lembar ukuran 3×4, 2 lembar ukuran 4×6. Dikantor Kementrian Agama tertentu, Bekasi misalnya, menyediakan jasa foto sebesar 45.000 mendapatkan CD dan foto yang telah dicetak.

Pengisian surat SPPH harus dilakukan sendiri tidak dapat diwakilkan, karena akan diambil sidik jari dan tanda tangan pendaftar. Setelah mengisi formulir dan melampirkan surat-surat tersebut diatas semua data di verifikasi kemudian kembali ke Bank dimana kita menyetorkan uang untuk mendapatkan nomor porsi.

Setelah mendapatkan nomor porsi dari Bank, membawa berkas dari Bank kembali lagi ke Kementrian Agama untuk  mengembalikan surat-suratnya yang di foto copy. Surat yang asli dipegang oleh pendaftar selama masa tunggu. Selesai sudah proses pendaftran haji selanjutnya jika ingin mengetahui jadwal keberangkatan kita dapat melihat di web site kementrian agama dengan memasukkan nomor porsi.

Alur pendaftaran : Membawa surat keterangan domisili dari kelurahan dan tabungan Haji yang telah mencukupi persyaratan—>Kementrian Agama mengisi SPPH—> Bank untuk mendapatkan nomor porsi—> Kementrian Agama mengembalikan berkas.

Selamat menabung…kamu bisa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s