Program Mama Sehat

Abah dan Mama di rumah kami, waktunya mereka untuk istirahat dan cek kesehatan (rencanaku). Namanya juga Ibu-Ibu gak bisa diam kerjaan rumah lah dikerjakan, malah jadi berebutan kerjaan sama Mama. Aku buru-buru mencuci pakaian biar tidak keduluan, selesai mencuci keduluan mama menjemur. Begitu juga dengan mengangkat pakaian di jemuran, pun buang sampah keduluan Mama. Sampai aku sendiri gak yakin akan niatku apakah memang kalah cepat atau sengaja biar Mama duluan yang mengerjakan :p Program istirahat jadinya kurang sakses.

Lagi ngobrol-ngobrol di group WA teman SMA ada yang posting hasil cek darahnya ke group dimana trigliserida tinggi, ditandai dengan tanda bintang. Tiba-tiba aku nyeletuk bahwa selama ini belum pernah cek darah. Komentar pun bersuatan yang intinya periksa aja deh, lebih baik tau sejak dini sehingga jika ada yang tidak normal dapat segera diobati. Ok lah kalau begitu besok dicoba ke lab untuk dicek darah. Ketika sampai di Pr**** ternyata puasaku lebih dari 12 jam, melewati batas maksimal, gagal cek darah. Memang aku niat puasa ganti, tapi ya gitu malas makan sahur. Pulang kerumah merayu Mama agar ikut cek darah di lab kebetulan selama bulan Juli cek darah lengkap diskon 20%. Beliau tidak mau karena merasa tidak ada keluhan. Atau mungkin tidak ingin merepotkan anaknya, namanya juga orang tua, sebagai anak aku yang harus pro aktif. Diajak ke dokter gigipun tidak berhasil dengan alasan takut. Memang beliau sudah beberapa kali ke dokter gigi tapi hanya sampai tahap diperiksa, ketika ingin dicabut gagal deh. Setiap sakit gigi Mama juga tidak berani bilang, takut diajak ke dokter.

Teringat cerita adik yang berobat ke sin she di Bogor, di klinik sin she tersebut juga ada laboratoriumnya. Jadi sin she itu memeriksa pasien berdasarakan hasil lab, tidak sembarangan. Pertimbangan saya selama ini mama sudah sering minum obat kimia kenapa tidak memulai dengan herbal. Berkunjunglah kami kesana, Abah di terapi akupressure, yang berobat satu yang konsultasi 3 orang😀 Tidak mensia-siakan kesempatan, Mama aku ajak periksa darah dan mau, alhamdulillah.

Hasil labnya, kolesterol Mama diambang batas normal, LED cukup tinggi dan gangguan pada gigi *tuhkan. Seperti biasa reaksi pertama Mama adalah setres, akan tetapi sin she tersebut bisa memberikan penjelasan-penjelasan yang menenangkan akhirnya Abah sama Mama Komit ikut program yang ditetapkan sin she tersebut. Programnya jalan kaki dipagi hari selama dua jam, sore hari sejam. Makan dimulai dari jam 9 pagi terdiri dari buah dan sayur saja dengan 5 macam warna, bukan jenis ya. Karena kelima macam warna itu saling melengkapi satu sama lain. Makan siang masih sama sayur+ikan/buah, baru makan malam dengan menu lengkap, yang terdiri dari sayur dan nasi, akan tetapi tidak disarankan menggabungkan nasi dengan daging (protein) karena lambung butuh waktu lama menguraikannya. Makan paling malam pukul 18:00 sudah stop. Program mama sehari makan 4x. Minum air putih masih boleh, untuk lebih jelasnya bisa membaca buku tetang food combining. Prinsip dasarnya sama, kita mengenali siklus tubuh kita lalu memberikan asupan makanan sesuai dengan siklusnya, agar 4 organ utama didalam tubuh kerjanya tidak berat. Sin she ini menyarankan pola hidup dan makannya mencontoh rasulullah, salah satunya tidak mencampur berbagai makanan dalam satu waktu. Buah-buahan dan sayur didalam tubuh bersifat basa, gunanya untuk menetralisir tubuh kita.

Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air liur dan pencernaan. Selain madu Rasulullah juga menyarankan Al quran sebagai penyembuh ( As Syifa). Rasulullah tidak makan dua jenis makanan panas atau dua jenis makanan yang dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu dan juga tidak langsung tidur setelah makan malam, karena tidak baik bagi jantung. Beliau juga meminimalisir dalam mengonsumsi daging, sebab terlalu banyak daging akan berakibat buruk pada persendian dan ginjal.

Istirahat yang cukup itu wajib, tidur paling telat pukul 22:00, sehabis tahajud bisa melanjutkan tidur, tetapi setelah subuh tidak dianjurkan, waktu tersebut dapat digunakan untuk membaca Al Quran dan berolah raga. Sin she juga menyarankan untuk berpuasa karena menurut dia tidak pernah ada orang puasa kemudian menjadi sakit. Iyelaa… orang sakit aja terapinya puasa.  Ya dia sih nyontek dari Al Quran, bersyukurlah orang islam yang sudah menjalankan ibadah puasa, udah dapat pahala dapat sehat. alhamdulillah.

Terapi yang pertama kali dilakukan adalah detox, membersihkan tubuh dari sisa-sisa makanan yang tidak tercerna dengan baik sehingga menumpuk di lambung. Setelah detox mulai menerapkan makan yang sehat dan mudah dicerna lambung untuk menghindari penumpukan tadi. Program ini sesuai banget dengan food combining, raw food, juga didukung oleh akupressure yang pernah sekilas saya pelajari. Salah satu kenalan saya penderita kanker bisa sembuh total dengan menerapkan program ini. Tanpa obat dan tanpa kemo. Allah yang menurunkan penyakit Allah juga yang menyembuhkan. Lumayan nyambung juga deh saya.

Berdasarkan hasil lab mama, terapi untuk Mama antara lain meminum obat kolesterol yang diletakkan di bawah lidah sehari dua kapsul dipagi hari. Obat itu penemuan baru 3 tahun belakangan ini dari negara…negara yah lupa deh. Sayangnya obat tersebut kurang disosialisasikan. Cara kerja obatnya melenturkan pembuluh darah. Obat yang beredar selama ini (kimia) fungsinya menghancurkan lemak. Obat ini bisa dipakai, tapi tidak disarankan dipakai dalam jangka panjang, karena dikuatirkan lemak yang hancur di pembuluh darah besar tersebut akan mengalir ke pembuluh darah yang kecil sehingga bisa terjadi penyumbatan.

Setiap tiga hari kontrol ke sinshe tersebut minimal 3-4 kali pertemuan. Selanjutnya tinggal menjalankan pola hidup sehat seperti diatas. Untuk yang masih muda seperti sayah olahraganya diganti dengan yang cardio, seperti senam, jogging, renang dan bersepeda. Manfaatnya yang paling terasa saat melakukan cardio ini adalah meningkatkan pembakaran lemak dalam proses penurunan berat badan. tentu saja pilihan saya yang paling mudah dan gak bikin capek yaitu latihan bersepeda diurutan pertama, lalu renang, dan mungkin suatu saat jogging hehehe. Yang baru dijalankan sejauh ini adalah naik sepeda selama 30 menit.

Yuk mari yang pingin sehat, dimulai dari detox dengan makan sayur dan buah saja, lalu dilanjutkan dengan menjaga pola makan dan olah raga. By the way, eniwey, bus wey. Sin she WW keliatan muda (emang kudah sih) dan fresh sekali, teringat akan alm prof Hembing yang masih terlihat muda diusia 80 tahun. Jadi semangat buat menjalankan program. Sengaja ditulis siapa tau bermanfaat dan mengispirasi yang lain agar mulai hidup sehat, yang pasti jika Mama tidak berada dirumah kami, yang lain bisa tau riwayat penyakit Mama bagaimana penanganannya, lewat laman ini😉

2 thoughts on “Program Mama Sehat

  1. Obatnya dr herbal fit penemuan terbaru dari Taiwan baru 3 tahun. Bentuknya seperti wijen warnanya hitam dimasukkan kedalam kapsul. Nah kapsul itu diemut sampai hilang. Nyokap minum 3 hari. Kemaren diambil darah lg dilihat kolesterolnya dah turun atau belum. Klo mau sabtu kesitu yuk. Aku sabtu kesana lagi Insya Allah, kudu pagi klo sabtu rame. Penjelasan Dokternya lebih mudah dipahami di banding sayah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s