Wisata Kuliner @Bogor part 2

Seringnya bolak-balik ke Bogor membuat tempat makan yang dikunjungi bertambah juga. Mungkin ini bisa menambah referensi teman-teman ya. Cuma sayang kurang foto, karena kamera saya lensanya lagi ngambek. Trus malu juga setiap mau makan di foto, seperti ABG kekinian gitu kelakuannya🙂

1. Rumah Makan Bunut
Lokasinya persisi di depan PGB (Pusat Grosir Bogor) sebelahan sama Bank Syariah Mandiri, dekat dengan stasiun KA Bogor.
Makanan yang disajikan prasmanan, masakan nusantara dengan lalalpan yang cukup lengkap. Saya seringnya sih makan Urap, enak banget urapnya rasa bumbunya pas, renyah sayuran juga krenyes-krenyes gitu. Terong baladonya juga enak. Pernah nyobain cap cay tapi sepertinya ketumpahan penyedap rasa jadi rada eneg, mungkin hanya hari itu saja. Seterusnya saya tidak beli cap cay, pepes tahunya enak, Teri tempe balado enak. Ya itu saja yang saya beli gak berubah-ubah, padahal menunya beragam ada soto, ikan, bakso, banyak, cuma bingung mau makan apa ketika dihidangkan semua. Ujung-ujungnya yang diambil sayur sama aneka pepes. Makanya saya paling gak suka makan di RM Padang tapi semua makanan dihidangkan, ujungnya eneg liat santen-santen. Lebih suka, sepiring lengkap nanti kita tunjuk aja mau pakai apa. Harga antara murah dan standar. Mungkin murah karena saya makannya sayur-sayuran semua ya🙂

2. Rumah Makan Kebuli
Lokasinya disebelah RS Salak.
Menunya, tentu saja nasi kebuli dan teman-temannya. Kebulinya ada yang kambing, ada yang ayam, sop kambing, lalu nasi goreng kambing, dan banyak cemilan khas Arab seperti samosa, dan lainnya.
Kebulinya lumayan enak walaupun masih ada yang lebih enak, tapi daging kambingnya itu loh, lembut banget dengan rasa yang ah tak terkatakan hehehe. Sepertinya direndam susu jadinya enak euy.
Nasi gorengnya juga enak, porsinya lumayan besar. Minumnya saya tidak pesan karena disediakan teh tawar satu pitcher. Harga kalau standar kebuli termasuk sedang 40 ribuan.

3. Toge Goreng PLN
Toge Goreng Hj. Omah, berada didalam parkiran Bogor Permai di Jln. Sudirman.
Rasa toge gorengnya pas banget, manis, asem, pedas cucok. Saya baru beberapa kali pendekatan tanya-tanya resepnya. Entah pada kesempatan keberapa akan dikasi resepnya doakan saya. Disitu juga ada yang jual cincau, seger deh. Jual rujak buahnya bagus-bagus, tapi bumbunya biasa saja. Kalau untuk toge goreng kata teman saya yang orang Bogor memang disini tempatnya. Harga seporsi 15.000, kerupuk 8000 kali ya eh kok jadi lupa, kebiasaan bayar total saja.
Oh iya, di Bogor Permai sendiri itu terdapat Bakery dan Restaurant. Untuk restaurant saya belum pernah makan, tapi untuk bakerynya, memang bener-bener enak deh disitu, anak saya suka beli donat dan banyak cemilan khas nusantara lainnya.
P1020084
P1020083

4.Martabak Air Mancur
Lokasinya masih sederetan dengan RM. Kebuli yaitu di jalan Jendral Sudirman. Sepertinya jalan Sudirman memang pusatnya kuliner di Bogor.
Martabak ini konon berdirinya sejak tahun 1989, lokasinya persis diputaran Tugu Air Mancur. Martabak Air Mancur menawarkan variasi jenis martabak diantaranya yang saya suka adalah martabak Keju plus jagung. Juga ada Martabak keju plus pisang, dan yang lagi nge-hits sekarang martabak Tobleron dan Nutella. Mari di coba kisanak. Untuk harganya diatas rata-rata harga martabak di pinggir jalan, tapi martabaknya gemuk banget, sesuai lah. Sambil menunggu martabak mateng sambil ngemil mie ayam juga ok😉

5. Muterin Pasar Baru Bogor
Pertama saya ke pasar Baru Bogor pagi-pagi sekali sampai disitu jam 6:30.
Disana ketika hari masih pagi sampai pukul 07:30 ada yang menggelar dagangan ditempat parkir mobil di luar Pasar (baru tau). Itu isinya rata-rata sayuran dan buah-buahan. Dengan harga yang sangat-sangat murah. Sewaktu harga tomat di Kranji 5000, disana cuma 2000. Begitupula harga kailan cuma 6000 sekilo belom lagi jenis sayuran mahal lainnya murah banget deh, paprika saja 35.000 (hapal ya bok, namanya ibu-ibu). Pertama kesini saya cuma terbengong-bengong saja uang 50 ribu bisa dapat sayur dan buah banyak. Jambu kristal cuma 10.000 sekilonya. Bangkuang 3000, ubi ungu 3000 ih beneran deh uang masih ada artinya.
Rasanya pingin punya rumah dan tanah di Bogor biar bisa menanam sayuran. Aamiin ya Rabb. Kalau mau ke Bogor, usahakan pagi-pagi sekali, disamping belum macet bisa belanja sepuasnya di Pasar.
Masih banyak lagi pasar-pasar lainnya di Bogor silakan berkunjung ya…hebatnya biar kita gak bisa bahasa Sunda harganya sama saja dengan penduduk lokal. Karena murahnya pasti makin gak tega untuk menawar, yang ada bersyukur. Yuk main-main ke Bogor.

6. Soto Kuning Pak  Yusuf

Soto ini paling membingungkan, ada banyak gerobak yang bertuliskan Soto Kuning Pak Yusuf, Soto Kuning Pa Yusup, Soto Kuning Pak M. Yusuf hahaha lieur deh pokoknya. Pak Yusup/Yusuf masih menjadi misteri buat saya. Daripada bingung saya parkir saja cap cip cup. Dari depan kelihatan spanduk sama gerobak saja. Setelah masuk kedalam ternyata menempati ruko yang cukup luas, lumayan nyaman untuk makan disitu. Sotonya enak, santennya pas, isinya lumayan beragam, cuma waktu itu saya hanya pakai daging dan kikil, jeroan lain saya tidak, karena kurang suka jeroan. Lokasinya setelah Pasar Baru Bogor kira-kira 300m  di jln. Surya Kencana. Harganya 35 ribu seporsi.

6 thoughts on “Wisata Kuliner @Bogor part 2

    1. Jam 6 fit, gak macet. klo ke Bogogr atau Puncak lebih senang berangkat habis subuh fit drpd kena macet. Mampir cim**y mountain beli bakpau sambil nunggu oneway🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s