Pantai Iboih

Beranjak dari tugu kilometer 0 menuju pantai Iboih baca Iboh. Suasana pantai ketika kami kesana cukup sepi, mungkin karena hari itu hari senin. Memasuki kawasan pantai mobil diparkir persis di bibir pantai, diantara saung-saung penjual makanan dan minuman. Pasir pantainya putih dah halus, terlihat banyak perahu parkir yang bisa disewa jika ingin nyebrang ke pulau Rubiah, yang terlihat jelas dari pinggir pantai. Warna airnya gradasi hijau turqouis, biru, wew susah digambarkan. Untuk tempat bersantai pantai ini sangat saya rekomendasikan. Bisa dipastikan jika kesini bersama keluarga, secara spontan akan nginap.

Adiq, Neha, Jawsyan, Kenzie dan Abinya berenang. Seperti biasa anak-anak ketemu air sudah tidak mau segera naik. Alhamdulillah Adiq yang baru sembuh makin cerewet ngomong, nyanyi-nyanyi, bahkan berdebat. Kadang kelakuannya menguras kesabaran, tapi jika mengingat dia sakit susah bicara, bersyukur saja sekarang dia cerewet. Alhamdulillah. Adiq sama seperti Ibunya, suka sama pantai.

Jpeg
Iboih
Jpeg
Iboih
Jpeg
Aturan yang berlaku di pantai

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s