Yayasan

Acara tahunan baksos alumni sadamers kembali digelar, kali ini sasarannya anak yatim, piatu, duafa dan anak-anak penghapal Al Qur’an.

Minggu adalah waktu lowong bagi teman-teman yang bekerja, maka yang bisa survey Ati, Dewi, Yuli, Tyo dan saya sebagai supir. Kami berlima berkunjung ke Yayasan …..

IMG-20160411-WA0001.jpg

Kami kesini go show saja, mencari alamat di google map tidak ada, berbekal petunjuk dari Tyo yang jago rute angkot dan jalan hehehe. Lalu menelpon salah satu pengelola yayasan minta di bimbing ke lokasi. Lucunya kami yang tidak saling mengenal dan tidak tau Pak Firman akan memakai baju warna apa. Cuma janji ketemu di batu besar, yang kami sendiri tidak tau batu besar itu dimana hahaha parah. Menyusuri jalan melewati stasiun Bojong Gede, lalu ketemu pasar masih lurus saja, kemudian ketemu ruko dan bertanya lokasi Batu Besar dimana, dijawab hanya dengan kata:”lurus saja”. Maka kamipun lurus saja, tiba-tiba feeling supir angkot berkata :”Itu kali pak Firman.” Melihat dua orang pemuda berdiri dipinggir jalan, sambil memperhatikan mobil lalu lalang.

Saya:” Bapak siapa ya?”

P Firman :”….*bengong, lihat mobil tiba-tiba berhenti buka kaca lalu bertanya Bapak siapa ya ? sedetik, dua detik, tiga detik masih bengong hihihi.

Saya:” Maaf, Bapak Pak Firman ya?”

P Firman :”Oh iya…masnya tadi menelpon ya, ayo ikutin saya.”

Di mobil kita ketawa-ketawa, si Bapak jadi amnesia ketika ditembak langsung :” Bapak siapa ya?”

Ati : “Saya…aduh siapa saya?” Bertanya keteman sebelahnya. “Afi ada-ada aja nanyanya. Dia sampe bengong hahaha.”

Afi:” hahaha tapi setidaknya feeling gue bener, dia adalah Mr. Firman.”

Tau aja kalau sales panci ngumpul ada aja bahan buat ketawa. Qadarullah, gak janjian bisa ketemu tempatnya, orangnya,  tidak pakai nyasar, dan mereka lagi ada acara santunan setiap minggu, memberi unag saku kepada anak binaan. Kami yang kala itu hanya membawa mukena, membagikan mukena kepada 13 anak perempuan dan menitipkan satu mukena untuk temannya, alhamdulillah sebagian alat sholat telah disalurkan. Sempat meleleh juga memperhatikan mereka yang tanpa beban, meski tidak punya salah satu bahkan kedua orang tuanya. Beruntungnya kami bisa mengenal kalian, semoga rasa sombong dihati perlahan-lahan terkikis dan hati kami menjadi lembut. Terima kasih, kami sudah bisa mengenal kalian.

Teman-teman yang ingin menyalurkan donasi bisa menghubungi yayasan ini, anak binaan ada 37 orang. Rencana jangka panjang ingin membangun asrama buat mereka agar belajarnya bisa lebih fokus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s