UKK

Sudah menjadi fenomena umum setiap anak UKK, Ibu-ibu pada senewen. Termasuk saya salah satunya, karena pas pengambilan raport bayangan hasilnya banyak nilai Abang yang dibawah standar KKM. Saya hanya menargetkan agar dia bisa mendapat nilai melampaui KKM tidak muluk-muluk. Akibat si Ibu stress, si anak yang santai kebanyakan moody nya daripada belajar. Sampai Ayah beri ultimatum, kalau tidak mau belajar terpaksa kelas 8 ikut bimbingan belajar, kalau belajar sendiri susah. Kita liat nanti saja.

Berbeda dengan adik, apabila dia merasa perlu belajar atau mengerjakan tugas maka tugas bisa selesai dengan hasil maksimal. Tapi…..mencari mood yang pas itu yang susah. Kalau mood sudah rusak, hatinya menolak, percuma belajar cuma menjadi ajang tes kesabaran Ibu saja. Siang ini dengan pembicaraan santai, selepas makan siang, jajan juga sudah mulai pendekatan ke Adik dengan semaksimal mungkin mengurangi kata belajar.

Me:” Dik…kita baca-baca buku yuk, lihat jadwal hari senin apa? Kita baca aja buku itu gak usah belajar. Kalau keseringan dibaca lama-lama juga paham, pas mengerjakan soal jadi mudah dan cepat tidak perlu mikir *keren teorinya.

Adik:” Iya Nda, 10 menit ya Adik mau baca komik dulu.”

Me:”Komik…*agak kaget.

Adik:” Tenang aja Bunda bukan komik Naru** kok, komik Do*aem**.

Agak sedikit lega sambil mengira-ngira isi komik dora*mo* apa ya sudah lupa, seingat dulu ibunya sering baca komik steven streak, nina, donal bebek dll

Adik :”Ada hikmahnya kok komiknya.”

Hihihi… mulai paham dia alur pertanyaan Bunda.

Me:” Apa hikmahnya?”

Adik:”Hikmahnya adik itu lebih pintar dari Nobita. Kalau adik sering dapat nilai seratus Nobita sering dapat nilai Nol. Gurunya aja sampai bilang, -Nobita kalau kamu dapat nilai nol terus kamu kembali ke TK saja ya-. Tuh Bunda… berarti adik lebih pinter, makanya Bunda harusnya bersyukur punya anak pinter.”

Me:.*..nahan ketawa “Alhamdulillah, tapi kalau anak pinter juga musti banyak membaca buku, pelajaran, jadi semakin pinter. Kalau pinter tapi gak belajar lama-lama ya gak pinter juga.”

Adik:” Iya tau adik…. 10 menit.”

Me:”Siap…. 10 menit”

Sepuluh menit kemudian dia mulai membaca buku pelajaran sambil menjawab soal yang susah terlebih dahulu, karena kalau soal yang mudah gampang dijawabnya, begitu menurut dia. Iyalah dik, yang penting mau belajar aja.

3 thoughts on “UKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s