Bersyukur

Percakapan dengan Adiq hari ini.

Adiq : “Nda, presiden kita sudah tua ya?”

Me : “Kayaknya belum tua-tua amat, 50an lah, tepatnya Bunda tidak tau.”

Adiq : “Itu tua Nda…”

Me : “Oh kalau gitu nanti umur 40an Adiq jadi Presiden saja.”

Adiq :”Enggak mau, Adiq kan cita-citanya pingin jadi aktor.”

Me : “Oh …aktor film apa?”

Adiq : “Ya film kartun lah….Adiq kan sukanya nonton film kartun.”

Me : ” Pilihan yang tepat.” Seketika terbayang wajah Nobita.😀

—–+++++++—–

Beberapa bulan lalu.

Me :”Adiq ngapain sih nonton Doraemon, Nobitanya kan malas, mudah menyerah, sedikit-sedikit nangis, gak bagus tuh”

Adiq : “Bunda, film Doraemon itu ada hikmahnya loh.”

Me :”Apa hikmahnya?”

Adiq : “Hikmahnya, Bunda sebagai orang tua harusnya bersyukur bahwa Adiq lebih pintar dari Nobita. Adiq sering dapat nilai 100 kalau Nobita, nol lagi nol lagi. Makanya Bunda bersyukur dong.”

Me :”Alhamdulillah anakku lebih pintar dari Nobita.”

 

One thought on “Bersyukur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s