Gili Trawangan

Hari kedua.

Setelah sarapan, main di pantai, jam 9 cek out menuju Mataram. Karena saya tidak sah kalau keluar kota gak mampir ke pasar, maka diputuskan setelah naruh koper langsung ke pasar Cakranegara. Dari hotel Lombok Garden tidak ada angkutan umum, sehingga kami minta taksinya menunggu. Disana ketemu Angie yang rada teler di lobby karena perjalanan dari Bali ke Lombok via laut.

Di pasar Cakra barang yang dijual murah sekali kami di drop di toko grosir. Ya sudah beli kaos untuk oleh-oleh dan alhamdulillah tidak tergoda dengan kain tenun. Selesai belanja apalagi kalau bukan makan, RM Taliwang dan this is the best ayam taliwang ever, pedasnya nampol, ada 3 jenis, pedas, pedas manis, dan sedang. Baberok terongnya, plecingnya, cucok. Gak rugi deh makan disini. Kalau ke mataram jangan lupa mampir ke pasar Cakra.

p_20161030_122235

Dari pasar Cakra balik ke hotel dimana teman-teman sudah kumpul semua, kamipun bergeges menuju Gili Trawangan sesuai itin di hari pertama. Di Senggigi mampir ke RM Taliwang lagi, kali ini versi yang tidak pedas. Disitu juga makan sayur ares khas Lombok, sayur dari batang pisang, dimasak dengan santan seperti rasa sayur untuk kuah lontong, dan ada serundengnya, enak. Karena kami menyewa kapal pribadi, jadi titik kumpulnya di Teluk Nare. Disitu kapal beroperasi 24 jam.

p_20161030_154847

Sampai di Trawangan, first impression nya adalah saya sedang berada di luar negeri, dimana pendududk lokal hanya kusir Cidomo, tukang jualan, pelayan restoran, pengemudi kapal, selebihnya orang asing yang serasa dirumah sendiri, mengayuh sepeda, jalan santai. Yang terlihat turis justru kami lengkap dengan kamera dan ransel. Untuk yang berjiwa muda Gili Trawangan ok, untuk saya cukup sekedar tau saja, kesan pertamanya seperti itu. Tetapi begitu kami mulai jelajah pulau dengan Cidomo OMG, kenapa gak nginep disini aja sih, kece badai. Apalagi pas disana menjelang sunset, bingung juga mau nulis apa, sepertinya kurang ada padanan kata yang pas. Air laut transparan, bisa melihat ikan dan karang dibawahnya. Icon ayunan di Trawangan happening banget, rasanya kalau gak foto di situ gak gaul hehehe maka antrilah berfoto.

img_7208-02

 

A blessing in disguise, Daeng hilang jejak, kami sempat nunggu lama di dermaga, ternyata beliau jalan kaki dari hotel Ombak sampai dermaga. Sayapun membeli Gili Gelato yang super famous itu. Rasa Coklat menurut si Mbak favorite, sama rasa Mangga simply karena mau matching warnanya sama baju hahaha. Beneran yang enak rasa coklat, yang mangga biasa aja seperti sorbet, ya iyalah namanya juga Gelato. Jadi kalau mau beli tanya yang best seller atau icip-icip dulu juga boleh. Menikmati Gelato di dermaga sambil menyongsong sunset, what a blessing, Daeng please jangan cepat kembali :p

p_20161030_180010_1

Maunya sih lama-lama di dermaga menikmati sunset, tapi menjelang magrib kami sudah nyebrang kembali ke Teluk Nare. Makan malam di depan hotel karena ada Mbak Tara dan Mas Diding yang sampai paling akhir stand by di hotel. Selesai makan sesi sharing dimulai, kumpul di tepi kolam renang, sampai jam 11 malam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s