Umroh Backpacker Batch #3

Bagian 1, Berburu Tiket

Alhamdulillah.

Selesai sudah tugas menjadi TL untuk Umroh Backpacker Batch #3 yang penuh drama dan lakon hihihi. Drama dimulai dari pembelian tiket yang sejatinya ingin Umroh plus Turki tetiba berubah haluan menjadi plus Cairo. Sini kumpul siapin cemilan kita mendongeng ya. Berawal dengan dibentuknya group WA yang rencananya akan berangkat Umrah + Turki, namun tiket tak kunjung kelihatan batang hidungnya. Tiket sih banyak banget cuma yang murah gak ada. Sementara banyak jamaah yang sudah tidak sabar, mulailah putar otak. Tetap gak ketemu juga batang hidungnya, nasib.

Sampai satu hari iseng berselancar di dunia maya membaca pengalaman sesorang dalam mengurus visa schengen. Disitu dia cerita kalau dalam membeli tiket dia transit via Cairo karena lebih murah entah apa yang mendasari harga bisa murah, tapi itulah yang dia temukan. Semangat dong saya browsing juga rute, Jakarta-Jedah-Cairo-Jakarta, ups mahal. Coba lagi Kul-Jed-Cai-Cgk dan saudara-saudara muncullah nominal cantik itu 7,8 juta yeay. Tanpa babibu langsung bikin rusuh di group WA dan hasilnya 12 orang langsung transfer. Dikarenakan cari tiketnya sudah malam, dan kartu kredit juga mulai penuh, jadi baru 8 orang yang bisa beli tiket. Sisanya masih 4 lagi, lanjut besok pagi deh, daripada data jadi salah karena ngantuk, bahaya banget. Sehabis subuh mulai lagi minta bantuan kartu kredit teman yang masih bisa dipakai. Gak lama dia WA bahwa harga tiket group saya berubah drastis menjadi 12,5 jt. Rasanya krenyes-krenyes gitu pelan-pelan buka laptop hanya untuk dihadapkan pada harga tiket 12,5 juta. Ya Allah bagiamana ini. TENANG dan BERDOA.

Jika diberi tahu ke jamaah harga tiket sudah naik, maka mereka pasti mengundurkan diri, tenang afi tenang, ya Allah bantu ya. Sambil ngebatin sambil tangan tuh ketak ketik gak jelas dan tiba-tiba muncul ide dikepala rute dirubah, dari Umrah dulu baru Cairo menjadi Cairo dulu baru Umrah. Alhamdulillah tiketnya cuma 6,3 juta. Beli…. dan makin bertambahlah yang membeli sampai mencapai 20an orang. Lega, sudah bikin pengumuman di FB dan teman-teman yang sedang menggalau menunggu airasia pun pindah haluan ke Saudia airlines. Maka semakin banyaklah rute Cairo dibuka mulai dari akhir Desember kalau tidak salah. Sementara karena kami sepakat memilih jadwal di Maret maka jadwal tetap di akhir Maret.

Ini rute umrah pertama rombongan umrah backpacker via Cairo, kami juga belum terlalu paham dengan regulasi Saudia airlines yang kerap berubah-ubah seperti yang telah saya ceritakan sebelumnya. Setelah jamaah mencapai 30an tiba-tiba ada yang hamil, mengundurkan diri suami istri, ada dua yang hamil. Lalu ada juga yang bimbang akhirnya tetap memilih plus Turki reschedule tiket. Pusing, agak lah sedikit. Gimana enggak di bus kami cuma berisi 7 orang yang satu kakak ipar mengundurkan diri karena hamil. Setelah dihitung-hitung kakakku bisa berangkat karena perkiraan anaknya berusia 1,5 bulan ketika kami berangkat. Cuma kalau umrah dengan 7 orang otomatis biaya bertambah karena biaya yang harusnya di share ke banyak orang jadi ditanggung 7 orang. Kemungkinan harga tiket turun hampir nihil, kecendrungannya naik. Ah daripada pusing masalah juga tidak teratasi lebih baik happy walau ada masalah hehehhe.

Fokus mengisi seat yang kosong di bus satu lagi, alhamdulillah terisi sekitar 24 jamaah. Totalnya sekitar 31 orang, itu setelah dikurangi dengan 12 orang mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Rejeki sudah ada yang mengatur, jika Allah menetapkan harus bayar mahal tidak apa-apa, yang penting uangnya ada. Case closed.

Fokus dipengurusan tiket yang masih berantakan. Tetiba di bulan November disaat demo besar yang dilakukan umat Islam dengan wacana penistaan agama, saya seperti mempunyai kewajiban memantau berita via internet. Tidak punya TV saudara-saudara…kesiyan.  Yang berangkat saudara, tetangga, teman wajib banget tau situasi. Ternyata beritanya di internet sepi banyak di FB orang upload foto langsung dari TKP dan demo berjalan tertib. Dillah iseng cek tiket rute saya. Ketika dibuka harga tiketnya berubah menajdi 4,6 juta PP Umroh+Cairo. Hah..ini mata pasti salah, tutup dulu webnya lalu di buka lagi. Eh bener loh harganya segitu. Ini tangan gemetaran sambil buat pengumuman di FB kalau tiket turun, umumin juga di WA dan WA teman komunitas TDA entah kenapa seperti tangan ini menyuruh demikian. Biasanya rada minder tuk posting dikomunitas TDA karena masih merasa anak bawang. Rejeki ada sekeluarga ikut, plus keluarga Abangnya Uda Irfan ikut jadi 8 orang, alhamdulillah.

Pelan tapi pasti jamaah bertambah 4, 4, 2, 3, 4, 5 rata-rata keluarga mendaftar sekali 4. Tadinya bus cuma isi 7 orang bertambah menjadi 30 orang. Alhamdulillah maka nikmat TuhanMu manakah yang kau dustakan. Sementara anehnya jadwal teman-temanku yang rata-rata memilih rute Cairo dulu baru Umrah tidak ada yang turun termasuk harga tiket bus kedua aku panteng saja di 9 juta. Allah Maha Baik, sampai digenapkan satu bus dengan agak menolak beberapa jamaah karena sudah full dan tiket beranjak naik. Jadi range harga tiket kami berkisar 4,6 juta – 9,7 juta. Total calon jamaah 77 orang.

Bersambung…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s