Umroh Plus Aqsha, Jordan dan Turki

Alhamdulillah …alhamdulillah…alhamdulillah…
Selesai juga pengurusan umroh backpacker #batch4 yang cukup menguras waktu, tenaga dan fikiran. Gimana enggak semuanya berbarengan dengan pendaftaran sekolah kedua anak bujang. Alhamdulillah segala drama sebelum berangkat bisa terselesaikan di H-1. Iya H-1 saya baru mendapatkan kabar bahwa visa rombongan saya untuk ke Jerusalem di approve. Wew… bikin keringetan gak sih, susah tidur, wajah kusam, selera makan berkurang dan sebagianya. Lebay sih tapi 11-12 sama kenyataannya kok. Destinasi Umroh plus Aqsha ini memang impian saya sejak tahun 2014. Dan sejak itu segala daya upaya agar di izinkan untuk pergi ke Aqsha serasa buntu. Alasannya keamanan, benar juga sih tapi kan…..
Sampai-sampai saya melow tingkat tinggi. Selesai Umroh plus Cairo kemarin tekad sudah bulat saya harus ke Aqsha harus….. sayapun gigih mencari-cari tiket promo ke Aqsha. Allah Maha Mendengar dan Mengabulkan doa-doa hambaNya. Lagi iseng-iseng cari tiket ke Aqsha, eh malah tau-tau saya dapat tiket 7 jt-an lupa persisnya untuk jurusan Aqsha + Turki, langsung samber saja. Sudah dijelaskan sebelumnya jika komponen biaya umroh dapat ditekan dengan maksimal jika membeli tiket promo. Langsung eksekusi tanpa saya tau dengan siapa saya kesana, syarat mengajukan visa bagiamana? Itu nomer 47 sekarang beli tiket dulu. Setelah tiket ditangan barulah saya lapor ke suami saya sudah membeli tiket. Reaksi suami diam saja, yes diam artinya setuju —macam perawan desa mau dinikahkan :p

Putar otak bagaimana caranya agar group satu rombongan bisa full satu bus saya pun membuka rute umroh+aqsha dimana untuk umrohnya, suami saya yang menjadi tour leadernya, tapi untuk Aqsha dan Turki saya Tour Leadernya. Pertimbangan saya saat itu Umroh cukup panjang 10 hari + Aqsha 6 hari, jadi tidak mungkin jika ditambah dengan Turki lagi, capek pisan.
Jadilah dibuka 3 jurusan sekaligus, Umroh saja, Umroh plus Jordan + Aqsha dan Jordan + Aqsha+Turki kalau ditanya kerepotannya ya alhamdulillah dinikmati sahaja.
Sampai H-1 kabar visa di approve belum ada, rasanya nano-nano. Jika tidak di approve berarti kami hanya stay di Jordan. Alhamdulillah siangnya sudah ada kabar baru saya semangat packing.Perjuangan belum selesai, yang paling horor dari semuanya adalah ketika memasuki perbatasan Israel, di imgrasinya wuih ngeri-ngeri sedap. Pengalaman teman-teman banyak yang tertahan di border, walaupun ujung-ujungnya boleh masuk. Rombongan saya ada 3 orang tertahan, namun karena sudah di briefing sebelumnya jadi tetap tenang dan ikuti prosedur. Cobain sendiri saja deh ya, insyaAllah jika sudah melihat Aqsha bakalan ketagihan pingin balik lagi.

Advertisements

2 thoughts on “Umroh Plus Aqsha, Jordan dan Turki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s