Gulai Kepala Kakap (+Tongkol)

Sejak hari kamis Abang libur sekolah, mudiklah dia ke Bekasi. Kalau Abang dirumah Bundanya rajin masak karena semua yang dimasak pasti dimakan. Kemarin seharian ngurusin urusan dia, sampai belanja di tiptop beli 3 jenis suki. Makanan yang dihidangkan hanya sebulan sekali. Ngobrol-ngobrol sama dia, terungkap bahwa dia suka ikan kakap gulai daripada ikan yang di goreng tepung. Baiklah Mamak pun niat pagi ini ke Pasar beli kepala kakap. Rencana mau ke Pasar Senen tapi gak ada yang nemani akhirnya ke Pasar Kranji saja. Sambil berdoa diperjalanan agar ketemu kepala kakap yang masih segar, kalau tidak segar ada tuh yang jual di kranji dan langganannya warteg atau warung padang, hiks. Kalau ikannya gak baru yang ada kurang sip rasanya. Selama perjalanan ke pasar mamak berdoa khusyuk, agar dapat ikan kakap yang baru, sampai lupa mampir ATM jadi cuma bawa duit 120.000 rupiah.

Sampai di Pasar ketemu ikan kakap, cuek aja bolak balik liat insangnya, hhmm kurang baru. Pindah ke tukang ikan yang jual kepala kakap beku, bolak-balik masih aja kurang bagus. Duh sampai gak enak sama yang jual beli satu aja deh, ya. Tapi satu gak bagus mempengaruhi rasa yang lain. Batal beli alesannya mau cari kakap utuh aja. Satu kepala kakap kecil 30.000. Pindah ke tukang ikan lain ada juga kakap baru sekilo 75.000 besar-besar kakapnya takut tidak habis. Pindah kesebelahnya ada yang lebih kecil dan baru. Harga sama 75.000, itu ikannya tidak sampai sekilo jadi harganya 40.000. Sedang menunggu ikan saya di potong suami istri disebelah saya ngomong, itu kepala ikannya buang aja, percuma menuhin kulkas tidak dimasak. Wow…saya malah cari kepala ikan, tanpa sungkan saya bilang, buat saya saja ya bu kepalanya. Dan dapatlah satu kelapa ikan Tongkol besar. Terus suaminya milih ikan kakap dan kepalanya dibuang lagi. Yuhuu buat aku. Total aku dapat 3 kepala kakap yang dibayar cuma seekor saja. Rejeki tak pernah tertukar, lupa ambil ATM duit belanja dicukupkan, alhamdulillah.

Gulai Kepala Kakap

Bahan :
2 buah kepala kakap (+ 1 Kepala Tongkol), potong dua, cuci bersih dan lumuri air jeruk nipis dan garam, sisihkan
7 buah belimbing wuluh, belah dua
2 buah tomat hijau
1 ikat daun kemangi, petiki daunnya
1 potong asam gelugur
2 batang sereh
5 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit
1/2 cm lengkuas geprek
1200 ml santan (encer)
Minyak Goreng

Bumbu yang dihaluskan :
13 buah cabe merah keriting (sesuai selera)
10 buah rawit merah
10 buang bawang merah
4 siung bawang putih
1 cm jahe
2 cm kunyit
2 butir kemiri
Garam
Gula seujung sendok

Cara membuat :
1. Tumis Bumbu dengan minyak goreng, tambahkan, sereh, daun kunyit, daun jeruk dan asam potong masak sampai harum dan bumbu matang.
2. Masukkan santan aduk-aduk terus sampai santan mendidih.
3. Setelah mendidih masukkan kepala kakap sambil tetap diaduk santannya agar tidak pecah.
4. Masukkan belimbing wuluh, tes rasa, masak sampai kepala ikan matang.
5. Angkat dan sajikan. Kompor jangan lupa apinya dimatikan.

Note :
1. Usahakan santan jangan sampai pecah jadi diaduk terus.
2. Jika ingin kuah kental, santannya cukup 1 liter saja
3. Kalau mau sekalian pakai sayur, masukkan potongan kacang panjang dan kemangi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s